Menjemput Impian Dengan Menjadi Seorang Narablog

14 Januari

menjemput mimpi menjadi narablog

Setiap orang berhak memiliki impian. Impian untuk mencapai keinginan yang dicita citakan. Namun terkadang untuk mencapai yang dicita citakan itu tidak semudah yang kita bayangkan. Ada saja kendalanya.

Impian saya salah satunya adalah pergi jalan jalan ke luar negeri untuk melihat indahnya dunia. Bagi sebagian orang mimpi ini terasa mudah untuk diwujudkan, tetapi pada sebagian orang lagi mimpi ini mustahil untuk diwujudkan. Saya sebagai ibu rumah tangga ingin mewujudkannya bersamaan hobi saya yaitu menulis blog.


Lalu kenapa harus dengan menulis blog? Kenapa tidak dengan hobi yang lain. Mengapa tidak? karena sekarang hobi yang dengan senang hati saya lakukan adalah menulis blog. Menulis blog tidak membutuhkan modal yang besar, hanya dengan mengandalkan sebuah gawai pintar dan harga paket kuota minimal Rp 2000,- perhari saja bisa untuk menulis. Menulis membuat perasaan dan pikiran menjadi tenang dan lega, beragam ide yang awalnya memenuhi otak, menjadi tercurahkan lewat tulisan daripada dipendam terus dan hilang tanpa bekas, sayang sekali kan.

Selain itu juga tujuan saya menulis blog adalah menjadi seorang narablog dan menjadikannya sebagai suatu profesi yang cukup diandalkan. Saya melihat potensi narablog di era digital ini layak diperhitungkan keberadaannya.
Eits, tapi tunggu dulu sebelum lebih jauh membahas potensi dari narablog baiknya pahami dulu apa itu narablog.

Lalu apa arti kata Narablog itu sendiri?
Narablog adalah padanan kata dalam bahasa Indonesia dari kata blogger, saya baru mengetahui kata narablog ini dari teman narablog saya mbak Rohyati Sofjan. Beliau cukup sering menggunakan kata narablog didalam tulisannya dan juga kata kata lain yang padanan katanya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Sedangkan Narablog menurut situs wikipedia adalah suatu istilah yang digunakan untuk seseorang yang memiliki blog, menyunting isi blog secara berkala maupun tidak berkala (red.wikipedia).


Bangganya menjadi seorang Narablog


Menjadi seorang narablog adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi saya. Berbekal gawai pintar nan sederhana untuk menulis blog dan dengan tersedianya bermacam aplikasi yang memudahkan saya untuk mengedit judul foto atau foto blog, juga aplikasi untuk meriset tema blog yang akan saya tulis , membuat saya lebih menikmati akan kemudahan yang ditawarkan ketika menulis blog dalam satu genggaman saja.

Kemudian membagikan informasi lewat tulisan saya di dunia maya dan dibaca oleh puluhan bahkan ratusan orang setiap harinya ( yang terakhir ini tidak setiap hari sih hehe..). Rasanya senang sekali tulisan saya itu dapat dibaca oleh mereka baik secara organik, secara rujukan , ataupun melalui media sosial dan juga dari googleplus.

Saat ini tulisan lewat dunia maya, khususnya tulisan para narablog hadir setiap saat sampai jumlahnya mengalahkan kehadiran informasi di berbagai situs berita resmi dan juga media cetak seperti surat kabar, tabloid serta majalah.
Namun dengan banyaknya informasi yang tidak terkendali di dunia maya ini membuat orang harus memilah dan memilih informasi yang diterimanya.
Mana yang baik dan mana yang tidak baik serta tidak menerimanya secara mentah mentah.

Lihat juga : Blogger Keren yang Menginspirasi

Ini menjadi tantangan tersendiri buat narablog baru seperti saya yang harus menyuguhkan informasi yang baik, benar dan bervariasi setiap saya menerbitkan tulisan di blog. Oleh karena itu saya harus memperkaya diri dengan beragam ilmu dan informasi yang bisa saya dapatkan dari berbagai media, melalui buku baik buku cetak maupun buku elektronik, melalui situs terpercaya yang biasa mengulas cara penulisan yang baik untuk narablog maupun melalui media sosial dari forum yang sering mengulas informasi tentang blog dan narablog itu sendiri.

Dunia Narablog yang menjanjikan

Meskipun dunia blog memberikan tantangan bagi saya sebagai narablog, ini tidak membuat nyali saya menjadi ciut begitu saja. Narablog adalah juga sebuah profesi, profesi yang menjanjikan untuk era digital saat ini. Bermacam kesempatan yang bisa ditawarkan untuk seorang narablog yang sudah mempunyai reputasi yang baik dengan menguangkan blognya. Mulai dari penawaran kerjasama content placement, mengulas produk dan sponsor post. 
Selain itu tawaran juga bisa datang untuk menjadi pembicara, penulis konten untuk situs bergengsi, penulis bayangan untuk sebuah buku, bahkan seorang influencer.


peluang profesi blogger narablog
Dirangkum dari berbagai sumber

Selain itu bergabung dengan forum atau komunitas seperti Blogger Perempuan Network, Kumpul Emak Blogger, Warung Blogger, Blogger Crony, Sobat Blogger, Komunitas ISB, dan lain sebagainya juga membuka peluang blog untuk lebih dikenal lagi.
Tidak hanya itu saja sebenarnya, melalui kontes yang sering diadakan setiap bulan untuk para narablog membuat saya terpacu menjadi narablog yang lebih baik lagi.

Lalu bagaimana dengan menguangkan blog melalui pemasang iklan seperti Google Adsense, Adnow atau Mgid, apakah itu juga tawaran menggiurkan buat narablog? jawabnya adalah Ya, tapi mungkin ini berlaku untuk narablog yang sudah memiliki jumlah tayangan halaman minimal 1000-2000 perharinya, dan saya akui masih jauh dari itu. Tapi tidak mengapa, mudah mudahan suatu saat blog saya bisa mencapai angka segitu, Aamiin.

Resolusi blog saya tahun 2019

Bertahun tahun memiliki 2 blog, ditulis dengan berbagai artikel kemudian akhirnya ditinggalkan, sedikit banyak memberikan penyesalan yang mendalam di dalam diri saya. Mengapa waktu itu saya gegabah untuk menutup langsung blog saya dan juga melupakan kode sandi dan membuang nomor operator gawai yang hampir kadaluarsa untuk akses ke blog yang lama itu. Mungkin saja saat ini saya sudah menikmati hasil dari blog kalau saja saya masih mempertahankan dua blog saya itu. Tapi..Ah, sudahlah untuk apa diingat lagi, mungkin itu adalah pelajaran buat saya agar tidak segegabah dulu.

Resolusi saya ditahun 2019 ini tidak berlebihan untuk ukuran seorang narablog yaitu memasang target agar blog saya mendapat rangking yang bagus dimata Google. Menerbitkan artikel berkualitas setiap 2 hari sekali atau seminggu 3 kali, menulis minimal 100 artikel dalam setahun, mengkerucutkan tema blog dan konsisten untuk mengikuti lomba blog minimal sekali dalam sebulan untuk mengasah pengetahuan dan kepercayaan diri saya.

Lihat juga : Ketika Blogger Menjadi Influencer

Dengan harapan dari rencana resolusi ini mudah mudahan apa yang saya impikan dari sebuah blog dapat dengan perlahan tercapai. Hasil dari kerjasama sebagai narablog yang mungkin akan saya dapatkan bisa saya investasikan melalui porto folio keuangan saya dahulu, menabungnya sehingga menjadi banyak lalu impian itu dapat saya laksanakan dengan baik dan terencana.

Buat kamu yang ingin menjadi Narablog di era digital saat ini, sekaranglah saatnya yang tepat untuk menunjukkan kelebihanmu. Mungkin saja bakat menulismu yang terpendam akan tersalurkan dengan baik melalui sebuah blog. Ketahuilah bahwa menjadi seorang narablog tidak sesulit dengan apa yang kamu bayangkan, mulai saja dulu dan tuliskan apa yang kamu inginkan.

Salam literatur :)



20 komentar:

  1. Alhamdulillah, Mbak iid, senang akhirnya Mbak ikutan juga Kompetisi Blog Nodi. Saya senang teman-teman yang rajin blogwalking ke blog saya pun tergerak untuk ikutan, 'kan seru kita sama-sama bisa saling dukung dan ngasih info soal peluang. Itu yang saya suka dari blog. Sifat personal yang hangta dan membuat wawasan kian terbuka selain jaringan pertemanan yang bertambah.
    Saya malu nama saya disebut dalam blog ini, hi hi. Terima kasih, Mbak iid. Salam hangat dari jauh, semoga apa yang dicita-citakan terkabul.
    Tulisan ini bagus, kok. Opininya mengena. Ada info faktual yang dipaparkan.Semoga menang, ya. Semangat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha ha, dikomentari master narablog memang merupakan kebanggan. Semoga mereka berkenan singgah di blog kita Soalnya saya ini masih saja merasa kurang dibandingkan dengan yang lainnya. Mbak Iid tetap semangat dan positif. Blog itu dibikin asyik, ya. Salam.

      Hapus
  2. Memang betul, Kakak Rohyati selalu mengedukasi pembaca lewat pos blognya. Nah kelak saya juga bakal pakai istilah narablog agar mengurangi huruf miring (bahasa Inggris) di setiap pos blog. Hehehe ...

    Btw banyak mimpi saya yang sudah terwujud hanya dengan ngeblog. Dimulai dari kemana-mana ikut acara tiket dibayarin, sampai blog jadi semacam portofolio so terpilih dalam beberapa ajang, dan jelas dapet duit hahaha ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, saya senang jika kata narablog mulai populer sebagai padanan kata untuk blogger. itu akan memudahkan awam juga. Ada beda antara pegiat blog dengan nama perusahaan blog milik Google. Percayalah, bahasa Indonesia selalu memiliki padanan untuk kata atau istilah asing, hanya perlu diupayakan mencari lalu memopulerkan.Ada ahli bahasa bekerja di balik layar, demi menjunjung bahasa persatuan kita. Bahasa Indonesia. Semuanya bergantung kepada masyarakat pemakai bahasa sendiri. Apakah akan menerima atau sebaliknya. :) nonamuda Tuteh mah keren, bisa ke mana-mana dan dapat rezeki. Saya belum, namun semoga menyusul aamiin. :)

      Hapus
  3. Wah brarti kayak kita gini narablog kan ya. Aku cukup seneng menulis pengalaman dan pemikiranku di blog. Biar jadi bekal anak cucuku jika suatu hari aku lelah mengomel ๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚ setidaknya sudah banyak kutuliskan tips2 hidup di blogku.

    Terima kasih ilmunya.. aku jd makin semangat pengen bikin konten yg berkualitas. Terus berkarya mbak.

    BalasHapus
  4. Salut untuk resolusinya, Mba. Dua hari satu artikel, saya belum bisa seperti itu. Semoga tercapai, ya. Amin. Salam hangat.

    BalasHapus
  5. ow...kalau orang kampung kaya sayah mah Narablog teh hampir sama dengan blogger bukan sih...

    apapun istilah dan namanya yang penting minumnya tetap teh botol atuh yah

    BalasHapus
  6. Semoga impiannya tercapai yach Mbak. Ohy... Penulis bayangan kerjanya gimana Mbak ? soalnya saya masih belum paham.Yang saya tahunya cuma " tendangan tanpa bayangan ala Jet lie,hehhe.... ". :)

    BalasHapus
  7. Baru paham istilah narablog yang selama ini saya baca ternyata blogger. Makasih mbak infonya, semoga resolusi tahun ini tercapai :D

    BalasHapus
  8. Yang penting menulis aja dulu ya, saya sering banget mendapat banyak pertanyaan dari temn2 yang baru mau terjum dalam dunia blog, nanya inilah, seo lah, ads nya ono lah, pas saya liat blognya, lah, baru 3 postingan hahaha

    PAdahal, yang namanya narablog ya menulis di blog :)

    BalasHapus
  9. narablog, baru tahu setelah baca artikel ini... intinya masih menjadi bagian dari blogger ya mbak... semoga saya menjadi bagian didalamnya yang masih belajar ini... :)

    BalasHapus
  10. halo mbak, salam kenal ya... sosiago emang platform yang terbaik deh baik untuk para influencer maupun klien, #jejakbiru

    BalasHapus
  11. Hayuk hayuk mbaaaa, sama-sama kita saling menyemangati untuk ngeblog secara konsisten, yeayyy!
    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  12. Kalau impian saya memang pengen jadi penulis yang buku solonya bisa mejeng di gramedia atau toko buku? Sayangnya belum kesampean tapi jd saya berusaha menjempuat impian itu dengan menjadi blogger dulu, kali aja bisa ikut jejaknya bang Raditya Dika, hehe

    Btw salam kenal ya mbak :)

    BalasHapus
  13. Wah semoga impian nya bisa terwujud
    Amiin

    BalasHapus
  14. Waah, Rin juga gitu, blog bisa buat pereda stress terus jadi banyak kerjaan, so nggak ngegabut lagi

    BalasHapus
  15. Waaahh.hidup blogger.๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

    Aku setuju sma mbak. Menjadi penulis dan tulisan kita bisa dibaca orang lain ada rasa puas yang entah diuangkapkan seprti apa lagi. Terebih tilisan kita bermanfaat bagi orang lain. Semangat mbak. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  16. Pengin dong, jadi narablog seperti kakak yang satu iniiiiii. Hum, keren deh Kak. AKu jadi iriii.

    BalasHapus
  17. Wah, pemicu semangat kak. Impian yang sederhana seperti ini membuat saya lebih percaya diri kedepannya. Salam literasi ^_^

    BalasHapus

Link Hidup tidak diperkenankan di sini.
Mohon untuk dimengerti
Terima Kasih ^_*

Diberdayakan oleh Blogger.