Cerita Tentangmu

17 Februari


Sabtu kemarin adalah hari yang spesial..
Bukan karena saya yang ulang tahun
Tetapi dia, sang pangeran kecil buah hati tercinta di keluarga kecil kami..

Usianya menginjak 3 tahun saat ini.
"Tidak terasa ya". Hmm..Mungkin itu kata kata dari orang disamping saya. Tapi buat ibundanya ya sangat terasa..

Masih ingat sekali saat pertama kali merasakan tendangan kecilnya yang ingin bermain main sewaktu mengandung dulu.

Merasakan lasaknya ia bergerak menuju perut atas ketika saya susah untuk tidur menentukan posisi mana yang enak kesamping kanan atau kiri..

Merasakan ia main petak umpet sewaktu dipanggil ayahnya, lucu sekali, padahal gara gara itu ia membuat kontraksi yang cukup heboh di perut saya..

Masih ingat rasanya saat itu saya berada di meja operasi dibedah caesar untuk mengeluarkan si pangeran kecil. Vonis Preeklamsia dengan urin protein plus 1 menuntun saya kesana. Bukan tidak mudah hawa dingin yang menusuk tulang, ditambah tulang belakang ditusuk dengan jarum suntik yang sungguh rasanya tak terbayangkan.

Masih ingat sekali rasanya memberimu dengan keras kepala , ASI eksklusif sebagai air kehidupan yang mendekatkan bonding (hubungan) erat antara ibu dan anak. Sang pangeran dengan keras kepala juga selalu menolak karena sudah merasakan enaknya rasa Sufor sehingga saya pun berjuang dengan sepenuh tenaga untuk mengaASIhinya sepanjang malam.

Tidak gampang memang karena tidak sedari awal sang Pangeran mendapatkan haknya, tapi ketika berhasil rasanya tidak terkatakan kami terikat satu sama lain. *Hiks*

Masih ingat ketika melihat sang Pangeran tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya. Tengkurap, duduk, merangkak, berjalan, menari, memeluk dan berlari..oh senang sekali melihatnya..
Setiap hari kosa katanya pun selalu bertambah..ayah, bunda, opung, atok, dan seluruh abjad kau ucap dengan lirih, alhamdulillah ya allah..

Bunda tahu masih panjang perjalanan ini untuk membimbingmu, mengajarkanmu dengan penuh sabar atas segala ilmu dan pengetahuan sebagai madrasah pertamamu.
Layaknya seorang guru yang harus mengupgrade ilmu keguruannya, bunda pun harus mengupgrade ilmu yang bunda punya.

Barakallah fii umrik ya nak, doa bunda semoga selalu menjadi anak yang sholeh, anak yang membanggakan dan tentunya juga menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtua nya..aamiin..


Nb : Foto hanyalah pemanis, dua buah batu ibarat ibu dan anak yang sama keras kepalanya.








21 komentar:

  1. Masyaallah, semoga menjadi anak yang sholeh dan menjadi syafaat di hari akhir nanti ya mbak..

    Perjuangan seorang ibu mengandung, melahirkan dan membesarkan anak itu emang berat mbak.. Makanya kedudukan seorang ibu tinggi..

    BalasHapus
  2. semoga si buah hati berkembang dengan baik, tumbug dengan baik, berguna bagi keluarga dann orang banyak

    BalasHapus
  3. ceritanya memang pendek namun membuat saya tenggelam dalam ceritanya.Saya membayangkan bahwa saya dahulu seperti itu juga sewaktu masih dalam kandungan ibu saya....hingga saya besar.itulah kenapa seorang ibu sangat mulia dan diabadikan di dalam Ayat - ayat Al -Quran.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo tenggelam pegangan kang biar gk terbawa arus dan lenyap ditelan air wkwkwk

      Hapus
  4. Semoga sang buah hati selalu diberi kesehatan ya bunda

    BalasHapus
  5. Barakallahu fii umrik untuk sang pangeran, moga jadi anak Sholeh dan berbakti kepada kedua orangtuanya, aamiin

    BalasHapus
  6. Semoga jadi anak yang sholeh ya. Masa kecil adalah masa-masa paling indah, jadi yang penting dia bahagia dengan apa yang ada.

    BalasHapus
  7. Semoga berkah umurnya pangeran kecil mbak Hydriani dan semoga dapat tumbuh menjadi anak shaleh yang berbakti kepada kedua orang tuanya. Aamiin ya Allah o:)

    BalasHapus
  8. Selamat ulang tahun yang ke-3, Pangerannya Kakak Iied :* Tumbuhlah menjadi anak yang sholeh dan menjadi kebanggaan orangtua :)

    BalasHapus
  9. Waa baru tahu, ulang tahun dedek pangeran 2 minggu setelah saya hehe :D
    selamat bertambah usia, semoga menjadi anak yang sholeh :D terharu saya bacanya mbak, padahal bukan tentang saya :"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mbaknya juga ulang tahun ya, happy milad yah..aamiin makasij doanya mba :)

      Hapus
  10. Barokallahu fii umrik untuk pangetan kecil kesayangan ayah bunda dan semesta yang melingkupinya. Semoga sehat, cerdas, kuat, soleh, amanah, bahagia dan sanggup membahagiakan yang bersamanya, panjang umur, serta untaian kebaikan lain yang menyertainya. Alhamdulillah.
    Saya jadi terkenang pada masa Palung masih dalam kandungan, betapa manisnya saat itu. Momem bahagia seorang calon ibu sekaligus mendebarkan kala bersiap untuk persalinan.
    Yah, saya juga merasakan bagaimana rasanya berada di ruang operasi, pasrah berharap saya dan bayi selamat. Alhamdulillah, kami selamat dan Palung sudah membersamai kehidupan keluarga kecil kami selama 9 tahun lebih ditambah 9 bulan lebih dalam perut saya.
    Ya, menjadi ibu adalah hal yang membahagiakan. Semoga kita bisa jadi ibu yang baik bagi anak, sebagai madrasah pertama dan utama yang selalu lekat dengan anak sebagai tempat saling belajar dan mengajar. Semoga tetap sabar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah ada teman juga rupanya, melahirkan dgn proses caesar itu juga gak gampang kan mba, suka sedih kalo orang suka membandingkan melahirkan normal dan caesar, kita yg melalui operasi ini gak dianggap berjuang sebagai seorang ibu padahal seorang ibu kan tidak hanya dilihat dari itu saja hiks..

      Hapus

Maaf Link Hidup tidak diperkenankan untuk berkomentar
Terima Kasih ^_*

Diberdayakan oleh Blogger.