PayTren 5.17 - Startup Lokal Seratus Persen Milik Indonesia

paytren seratus persen asli milik indonesia


Assalamu'alaikum..

Halo para pembaca, apa kabarnya nih? Bagaimana hari senin kalian, apa masih dipenuhi euforia bekas liburan kemarin atau mendekam dirumah aja karena masih tanggal tua?

Kali ini saya kembali mengulas tentang aplikasi, kalau minggu lalu saya membahas aplikasi untuk menabung saham, sekarang bahasnya aplikasi yang berhubungan dengan kegiatan kita sehari hari. Maksudnya aplikasi apa sih koq kegiatan sehari hari? Iya maksudnya dalam sehari hari atau setiap bulannya kita pasti memakai pulsa untuk menelepon, membeli kuota untuk streaming, membeli token listrik buat rumah atau membayar tagihan pam.

Mungkin sebagian diantara kalian sudah ada yang tau apa itu PayTren ya, namun ada juga yang sampai saat ini belum tau apa itu PayTren, aplikasi atau sejenis benda buat dimakan? Izinkan saya untuk menjelaskan benda apa itu.

Sekilas tentang PayTren

PayTren adalah aplikasi untuk melakukan berbagai jenis transaksi. Baik itu transaksi segala jenis tagihan, beli pulsa, bayar merchant, pesan tiket pesawat dan kereta api, bayar asuransi kesehatan, bayar zakat bahkan menabung investasi.

PayTren adalah salah satu startup lokal berbasis Fintech syariah yang dibangun dengan prinsip memberikan manfaat dan keuntungan dalam satu genggaman. Sistem PayTren dirancang dengan mengutamakan layanan kenyamanan, mudah dan rasa aman untuk penggunanya.

PayTren adalah produk yang dipersembahkan oleh PT. Veritra Sentosa Internasional yang telah berdiri pada tanggal 10 Juli 2013. Pendiri dan pemiliknya tak lain dan tak bukan adalah seorang publik figur Ustadz Yusuf Mansur. Berawal dari buah pemikirannya untuk ikut berkontribusi dalam membantu menaikkan taraf perekonomian masyarakat.

Melalui sebuah gagasan untuk memfasilitasi masyarakat dalam melakukan pembayaran dan transaksi yang selama ini mereka lakukan hanya ditempat tempat tertentu, memakan waktu yang lama, juga tidak efisien secara keuangan.

Oleh karena itu karena kebiasaan masyarakat yang telah bergantung dengan penggunaan teknologi (gadget), maka hadirlah aplikasi PayTren melalui ponsel untuk memudahkan pembayaran dan transaksi cukup dari rumah saja dan tidak perlu repot untuk mengantri. Awalnya Produk PayTren ini dipasarkan secara direct (langsung) atau istilah marketingnya adalah multi level marketing.

Sedikit banyak PayTren telah membantu roda perekonomian rakyat kecil melalui transaksi penjualan layanan PPOB (Payment Point Online Bank) yang tidak membutuhkan modal yang besar, hanya modal ponsel saja. Juga PayTren telah membantu ribuan usaha UMKM yang ingin menjalankan usahanya dengan modal yang kecil melalui program merchant dan fitur e-commerce Belanjaqu.

PayTren telah beberapa kali mengalami transformasi dari aplikasi yang awalnya cukup sederhana menuju ke aplikasi yang lebih praktis, fungsional dan moderen.
Dari aplikasi PayTren Official, lalu PayTren 5.0 beta, kemudian PayTren E-Money dan terakhir PayTren 5.17

Pada akhir 2018 lalu selain mendapatkan sertifikat halal dari MUI untuk sistem penjualannya, PayTren juga telah mendapatkan sertifikasi E-Money dari Bank Indonesia untuk perizinan aplikasinya.

Dalam arti kata PayTren statusnya sudah setingkat dengan Bank untuk bisa mengirim dan menerima transaksi uang. Setingkat juga untuk pembayaran cashless yang mendukung gerakan nontunai yaitu melakukan pembayaran produk merchant UMKM yang terdaftar melalui sistem QR Code .

QR Code atau Quick Response Code adalah sebuah evolusi kode batang yang berupa kode informasi dari satu dimensi menjadi dua dimensi. QR Code kini digunakan secara luas, baik untuk kepentingan komersil, pendidikan bahkan untuk kepentingan fasilitas umum. QR Code secara komersil digunakan untuk memindai kode batang sebagai identitas suatu harga pada produk merchant.

Dengan adanya izin E-money ini, menambah pangsa pasar PayTren untuk menjangkau pengguna lebih banyak lagi. Untuk bisnis rumahan (PPOB berjalan) , bisnis jaringan (Multi Level) maupun untuk keperluan pribadi saja. Pengguna tinggal pilih jenis mana yang menarik minatnya.

PayTren 5.17 hadir dengan fitur yang lebih lengkap dari aplikasi pendahulu.

Fitur fitur tersebut antara lain :

  • Layanan PPOB (pulsa, token, tagihan, angsuran, tiket,dll)
  • Layanan Cashback dan nilai Poin disetiap transaksi (hanya untuk mode bisnis)
  • Layanan Pembayaran dengan QR Code
  • Layanan Donasi (Sedekah, wakaf, zakat)
  • Layanan afiliasi Fintren (asuransi, koperasi simpan pinjam, dan investasi)
  • Layanan afiliasi e-commerce Belanjaqu
  • Layanan afiliasi PayTren Academy
  • Layanan remitansi, transaksi lintas batas negara, branchless banking dan transfer dana (segera)

Langkah dan Cara Menggunakan PayTren 5.17 
(untuk penggunaan pribadi) :

1. Unduh aplikasi PayTren 5.17 di Play Store, aplikasi akan terpasang dengan sendirinya.

cara mendaftar paytren
Buka aplikasi PayTren

2. Buka aplikasi, kemudian daftarkan nomor telepon seluler yang aktif. Isi juga Nama lengkap berdasarkan KTP, tanggal lahir dan email yang aktif.



3. Kode OTP (One Time Password) akan dikirimkan melalui sms untuk mengaktifkan nomor ponsel di aplikasi. Kode hanya berlaku untuk satu menit.



4. Kemudian akan di arahkan untuk membuat nomor PIN yang berisi angka berjumlah 6 huruf untuk sandi agar bisa bertransaksi secara aman dan nyaman layaknya mengecek saldo m-banking.


5. Setelah proses mendaftar selesai maka akan terbukalah jendela aplikasi utama yaitu tampilan utama aplikasi yang menuntun kita untuk memilih beragam jenis transaksi.


6. Untuk mengisi pulsa atau transaksi lainnya maka yang diperlukan dahulu adalah Top up Deposit. Deposit minimal Rp 50 ribu.
Ada 6 metode deposit transaksi, yakni datang langsung ke kantor PayTren yang ada di Bandung, Depok dan Salemba.
Metode lainnya dengan menggunakan mesin ATM, dengan mobile banking, dengan internet banking, sms banking, ataupun menghubungi langsung agen yang bekerja sama dengan PayTren seperti agen OCBC NISP.

Pilihan Deposit PayTren

Bank pilihan untuk deposit

Sedangkan bank yang bekerja sama untuk mentransfer deposit, antara lain : Bank Cimb Niaga, BCA, Mandiri, BRI Syariah, Bank Sinarmas dan Danamon. Sedangkan untuk bank yang tidak tercantum akan diarahkan untuk transfer ke bank lainnya.

7. Setelah melakukan transfer bank, uang akan masuk ke deposit. Notifikasi biasanya lewat sms dan email. Setelah semuanya beres, transaksi pun sudah bisa dilakukan.

Perkembangan Terbaru PayTren

PayTren kini telah mempunyai 3 juta pengguna aktif, dengan nilai transaksi setiap harinya Rp7 Milyar - Rp 8 milyar. PayTren digadang gadang akan menjadi salah satu Unicorn startup lokal yang kepemilikannya masih 100% milik Indonesia.

Ini di klaim oleh pemilik PayTren sendiri, ustadz Yusuf Mansur bahwa PayTren tidak perlu didanai oleh pihak asing untuk perkembangan produk pembayarannya tersebut. Justru PayTren lah yang akan mendanai dan akan menjadi investor untuk produk lokal lain agar semakin berkembang.

Sebagai bukti nyata PayTren melalui PT. Veritra Sentosa Internasional telah membeli saham Tempo seharga Rp 27 Milyar, mendanai 3 klub liga sepak bola besar di Indonesia.  Di antaranya Persika Karawang, Persikota Tangerang dan Malang United. Juga mensponsori klub sepak bola nomor satu di Polandia, Lechia Gdansk. Suatu prestasi yang luar biasa bukan.

Justru dengan adanya startup lokal seperti ini kita harus mendukungnya seratus persen agar tidak tenggelam ataupun tidak tergerus oleh startup asing yang diam diam datang ke Indonesia berganti nama dengan rasa lokal lalu tiba tiba saja namanya membesar dan kita pun hanya menjadi penonton saja, sungguh ironis ya :)

Pic credit : paytren official instagram & aplikasi.

12 komentar:

  1. Paytren banyak membantu masyarakat Indonesia keluar dari kesulitan ekonomi juga, Kak Iied. Dan juga mendukung lini lainnya misalnya klub sepakbola. Keren pisan ... semoga terus berkembang, bertumbuh, maju jaya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup betul sekali, aamiin mudah2an jadi startup yang lebih dikenal ya kak

      Hapus
  2. bagaimana dengan sistem keamanan dari Paytren ini Mbak ? kayaknya menarik sekali untuk di coba. Nama paytren memang sudah melambung, tapi pengetahuan saya tentang produk ini masih NOL.Maklum wong deso, hahahah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah aman kang, bahkan PayTren telah menyewa pihak ketiga untuk keamanan data dab transaksi, seperti McAffe & Cellum

      Hapus
  3. 1st time saya dengar fasal paytren ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. PayTren pun sudah ada di Malaysia kak anies :)

      Hapus
  4. Pengen juga coba pasang aplikasinya agar bisa jualan pulsa, soalnya kerap kesal jika harus beli pulsa harus keliling kampung da tak semua yang jual selalu sedia. Lagian agar tak perlu beli token listrik sendiri, he he.
    Semoga PayTren kian berkembang. Saya baru tahu bahwa ada banyak startup asing pakai nama lokal lalu akan ganti nama lagi jika telah berkembang. Orang nkudet saya ini.
    Mbak Iid apa akan coba bisnis Paytren juga? Kayaknya kalau bayar zakat jadi lebih gampang. Saya 'kan malu jika hendak bayar zakat penghasilan dari nulis karena masih sedikit, dari 2.5%, kayaknya kalau lewat PayTren jadi tak sungkan bayar zakat penghasilan, ya. Maklum emak-emak yang baru merintis karier menulis, he he.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya saya juga jualan pulsa dan token dengan PayTren mba, hanya saja sekarang lagi vakum krn ikut suami, jadi hanya pake utk pribadi saja

      Hapus
  5. Wah.. hebat juga ternyata paytren ya...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mas, hanya saja belum banyak yg tau PayTren

      Hapus
  6. Milik lokal toh... keren ya. Salut dengan pengusaha startup, harus jeli berbisnis dan gigih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup betul sekali mba, pengusaha start up saat ini banyak, selain jeli dan gigih mereka harus terus berinovasi biar tidak ditinggal penggunanya, yuk dukung startup lokal :)

      Hapus

Link Hidup tidak diperkenankan di sini.
Mohon untuk dimengerti
Terima Kasih ^_*

Diberdayakan oleh Blogger.