10 Rekomendasi Tempat Kuliner di Kayu Agung

sepuluh rekomendasi tempat kuliner di kayu agung

Tinggal di daerah orang membuat saya harus beradaptasi untuk menikmati cita rasa kulinernya agar bisa mengisi perut dikala rasa malas melanda untuk masak sendiri. Seperti waktu saya tinggal di Kayu Agung selama 8 bulan. Terus terang indera perasa saya tidaklah seperti orang yang dengan mudah bisa beradaptasi dengan kuliner yang baru dikenalnya.

Kayu Agung, daerah yang terletak di Sumatera Selatan ini, mempunyai ciri khas kuliner layaknya kuliner di kota Palembang. Makanan khasnya yaitu sup pindang yang rasanya asam kecut tapi segar. Segala hal dibuat pindang. Seperti Pindang ikan, pindang udang, pindang kepiting, pindang kerang, sampai pindang tulang.

Tapi selain pindang, kuliner lain pun ada di jual disini, yang rasanya tidak kalah enak dibanding kuliner di tempat aslinya. Yah terladang lidah kan tidak bisa dipaksakan, walaupun sudah jauh2 tinggal di Kayu Agung, selera pun masih tetap yang sama di daerah asal.

Baca juga : Yang Unik dari Kayu Agung

Berikut saya tuliskan 10 tempat makan yang saya rekomendasikan untuk yang sempat mampir ke Kota Kayu Agung, diantaranya adalah :

1. Pempek Pak Dien



Bertempat di jalan Letnan Muchtar Saleh, Cinta Raja. Kuliner asli dari Sumatera Selatan ini memang sudah dikenal sampai diseluruh Indonesia. Terbuat dari olahan ikan sungai ataupun ikan laut dengan tepung kanji atau tepung sagu ditemani dengan cuko pedas sebagai kuah atau cocolan yang pas untuk dinikmati.
Tempat favorit saya bersama keluarga sewaktu tinggal di Kayu Agung adalah Pempek Pak Dien ini. Menu yang tersedia antara lain Pempek Kapal selam, pempek Lenggang, pempek Kulit, pempek mini, Rujak mie, Tekwan, Model dan juga kerupuk kemplang

Selain Pempek Pak Dien, juga ada Pempek Kak Yanti, tempat favorit saya karena cukonya tidak terlalu pedas dan agak manis berbeda dengan Pempek Pak Dien yang rasanya sangat pedas. Hidangan yang dijual hampir sama hanya saja ia juga menyajikan Pempek Panggang dan Laksan (pempek kuah santan).

2. Rm. Hikmah Dua


Bertempat di jalan Letnan Muchtar Saleh, rumah makan ini sebenarnya menyajikan makanan khas padang. Tapi makanan lain juga tersedia disini. Seperti Martabak telor khas martabak har, sate ayam madura dengan sambalnya yang khas dan diberi kerupuk kemplang diatasnya, gado gado, nasi goreng, dll.
Yang unik dari rumah makan ini adalah kalau mau beli bungkus kita harus mengantri dulu seperti mau antri beli obat, disediakan kertas kosong terus ditulis apa pesanan kita sedetil detilnya, nanti makanan yang sudah dibungkus akan dipanggil sesuai dengan nama kita dalam antrian. Lucu ya

3. Rm. Pondok Ikan Bakar Salareh Aia


Bertempat di jalan Kapten H.Teguh, Cintaraja. Saya bingung ini rumah makan khas mana ya, dari namanya seperti rumah makan padang, tapi menunya bukan menu khas padang seperti ikan gurame bakar, ikan nila bakar, ayam betutu, ayam goreng. Setiap menunya disajikan gulai daun ubi, serundeng tauge, sambal hijau dan sambal merah. Rasanya sedap sekali. Suka nambah nambah kalau makan disini.
Itu kelebihannya, kalau kekurangannya makanan disediakan agak lama, jadi pengunjung bosan menunggu.

4. Rm. Ayam Kalasan H.Syehan


Bertempat di jalan Merdeka, Mangun Jaya. Rumah makan ini menyajikan kuliner khas jawa. Untuk yang tidak biasa makan kuliner asli Kayu Agung bisa mencicipi makanan di rumah makan ini. Menu andalannya Ayam kalasan goreng, nila goreng dan Pecel lele. Uniknya setiap makanan yang disajikan di sertai dengan sup, lalapan, tempe goreng dan 2 macam sambal.
Selain itu rumah makan ini juga menyajikan martabak telor khas martabak Har dan martabak sayur khas martabak mesir.

5. Ayam HD Sambal Bawang


Bertempat di jalan Letnan Muchtar Saleh, masih sejajar dengan Rm. Hikmah Dua. Rumah makan ini juga menjadi andalan saya kalau tidak sedang tidak masak. Ayam goreng yang disajikan dagingnya dimasak dengan lembut dengan bumbu rempah yang meresap sampai kedalam. Disajikan dengan lalapan dan sambal bawang yang pedas.

Baca juga : 5 Tempat Makan Favorit

6. Bakso Mas Giok


Bertempat di jalan Sertu Pol. Abunawar M.Soleh, Kutaraya. Tempat favorit buat makan bakso. Baksonya dikenal dengan menu bakso kornet yang enak rasanya. Ukuran baksonya bervariasi dan rasa micinnya gak berlebihan. Rasa kuahnya khas bakso yang dijual di pulau jawa. Mungkin karena ini banyak sekali peminatnya. Khususnya para pendatang yang tinggal di Kayu Agung dari pulau Jawa.

7. Rm. Sehati : Pindang Tulang, Patin, Baung, Salai


Bertempat di jalan Lintas Timur Sumatera. Sebenarnya ada banyak rumah makan di Kayu Agung yang menyajikan menu pindang ini. Tetapi yang saya favoritkan adalah menu di rumah makan ini. Menu yang disajikan adalah Pindang Tulang, pindang baung, pindang kerang, pindang patin dan pindang salai.
Ciri khas masakan kuah pindang Kayu Agung ini selalu disajikan dengan sambal mangga dan lalapan segar.

8. Warung Sop Duren dan Seblak Pedas


Bertempat di jalan H.M Yusuf Singedekane, Jua jua. Agak terheran heran juga ternyata ada yang jual jenis kuliner Bandung seperti seblak di kota kecil Kayu Agung. Tampaknya yang jual ahli membuat seblak dan juga sop duren ini. Tampak dari penilaian pengunjung yang datang melalui aplikasi Google Maps.
Makan seblak pedas plus minum sop duren itu asik sekali. Cukup dibayangin saja sudah enak hehe.

9. Double Steak 77


Bertempat di jalan Yusuf Singedekane, Sidekersa, Kayu Agung. Satu lagi kuliner yang bukan berasal dari kota Kayu Agung, tapi ternyata laris manis di jual. Steak yang disajikan cukup menarik. Dari harga dan kualitas mungkin tidak jauh dari steaknya punya warong warong itu. Animo anak muda yang suka mampir ke tempat ini pun besar. Terbukti kalau malam minggu suka penuh.

10. Rm. Padang


Sebenarnya makanan di rm. padang ini tidak ada yang tidak enak. Yang ada enak dan enak banget. Kalaupun ada yang tidak enak berarti selera kita yang tidak sama dengan orang lain. Rm. Padang yang membuat beda dengan Rm. Padang lainnya mungkin terletak pada rasa pedasnya, kental atau tidak kental kuah kari santannya, juga variasi makanan yang disediakan.
Rm Padang yang saya rekomendasikan di Kayu Agung ini selain Rm. Hikmah Dua diatas adalah adalah Rm. Sari Rasa, Rm. Minang Saiyo (depan hotel Dinasti), Rm Hikmah, Rm. Sederhana dan Rm. Pagi Sore.

Baca juga : Pasar Malam Kayu Agung

Jadi buat perantauan yang baru saja tinggal di Kayu Agung atau yang kebetulan singgah melalui kota ini menuju ke Lampung atau ke kota Palembang bolehlah mencoba 10 tempat yang saya rekomendasikan ini ya.
Selamat berkuliner ya.

*Noted : Ini rekomendasi dari seorang pendatang, bukan rekomendasi dari warga asli Kayu Agung. Jadi rekomendasi ini berguna untuk pendatang juga yang masih merasa asing dengan cita rasa kuliner lokal.

Sumber foto : Google Maps (All)

24 komentar:

  1. Tuh kan, malah lapar hahaha. Kakak Iied, pempek itu yang langka kalau di sini, kalau makanan lainnya sih rata-rata ada. Dulu ada penjual pempek, ada lapaknya juga, terus tutup. Sekarang pempek dijual online pun sekarang masih susah juga nyarinya karena yang jualan pempek online ini pun tidak setiap hari menjual/menawarkannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh disana masih susah ya dapat pempeknya, maaf ya kak jadi bikin ngiler hehe :)

      Hapus
  2. Wuaduuuh .. aku kepingin nyobain rasa pindang salai dibarengi nyocol sambal mangga asam pedasnya.

    Penasaran, soalnya baru dengar nama lauk ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya malah belum pernah nyoba, sebenernya gak berani nyoba hehe, waktu disana sempat cobain pindang tulang dan pindang ikan saja

      Hapus
    2. Wuaah ...
      Tosssss kalo gitu :D
      Ternyata kita saaman belum kesampaian icip-icip gimana enaknya rasa pindang salai ...

      Yukkk kita bayangin aja rasanya kayak gimana .. hohoho

      Hapus
  3. Heem,diam-diam teh hydriani suka jalan-jalan juga ya,seperti mas hilmawan,he-he.kalau untuk makanan jujur saya setuju banget sama teteh karena senyaman-namannya makanan di tempat lain pastilah lebih nyaman makanan ditempat sendiri,terbukti saya sudah dari kecil hidup di pulau bangka dan banyak mengkonsumsi masakan bangka dan ketika mencoba masakan lain itu rasanya bagaimana gitu ya,enggak pas dilidah,he-he.pokoknya masih enakan masakan asli daerah kita wkwkckk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jalan jalan sambil menetap sebentar ceritanya hehe skrg udh balik lagi ke medan, sayang sekali saya belum sempat ke pulau bangka dan belitung menjelajah pulaunya yg indah, iya kalau makanan yg agak asing didengar rasanya gimana gitu ya, memang lebih suka makanan dari daerah sendiri.

      Hapus
  4. gambar ilustrasi
    Rm. Pondok Ikan Bakar Salareh Aia
    bikin pagi2 jadi lapar mbak,,,, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya memang enak makananya mas

      Hapus
    2. tapi penyajianya agak lama ya mbak?
      klo udah keburu laper susah juga,, h

      Hapus
  5. Saya jadi lapar lagi mbak membayangkan steak double itu :D ternyata pindang itu nama masakan ya, kalau disini pindang sebutan buat ikan tongkol yang kecil :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pindang disini nama masakan mba, apa aja dipindang :D

      Hapus
  6. Ya Allah kak... Baca tulisan ini jadi pengen makan. Bawaannya lapar. Jadi pengen mpek-mpek deh. Dah lama ga makan mpek mpek.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal baru tulisan ya bang belum gambar, gimana gambar beneran wkwk

      Hapus
  7. Saya justru penasaran dengan masaakah khas Kayu Agung. Pindang dengan rasa asam pedas segar adalah favorit saya, bagaimanapun bumbu dan cara mengolahnya. Yang penting enak dan halal.
    Sejauh ini saya tak masalah sdoal rasa masakah khas daerah, mungkin karena doyan makan sejak pertengahan tahun 2017 lalu meski masih meraa kurus, ha ha.
    Bagi saua biasanya masakah olahan orang lain yang sudah ahli lebih enak karena ada waktu dan dedikasi yang telah dihabiskan di dalamnya.
    Di Balubur Limbangan juga ada banyak tempat makan yang enak, pengen suatu saat keliling makan di sana sambil mengulasnya lalu pajang di blog. Syukurnya saya tak rewel soal citarasa khasdaerah, cuma tak akan kuat jika harus makan ikan maswoku khas Makassar dengan resep asli, pedas banget cabenya jika dikasih takaran sesuai resep asli, ha ha.
    Apa senang bisa di medan lagi? Diulas lagi tempat dan nama makanan khas Medan yang unik, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah hebat mbaknya, berarti gak masalah tinggal di mana aja ya, di Medan banyak makanan enak, yuk mampir kesini mba, pengen juga saya ulas di blog, tunggu banyak bahan dulu hehe

      Hapus
  8. Dari semua tempat kuliner diatas, kok saya penasaran yang Rm. Pondok Ikan Bakar Salareh Aia ya mbak? Sepertinya disana enak banget ya. Andai deket sama rumah saya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada seleranya sama ikan bakar ya sama dong hehe :)

      Hapus
  9. Woow!! Cukup banyak tempat kulinernya yaa dan hampir semuanya menawarkan aneka makanan unik serta menarik yang patut untuk dicoba..😄😄

    BalasHapus
  10. Pindang baung, pindang patin, salai....ikan-ikan yang sangat sangat enak...yum yumm..sudah terasa enaknya...ini yang arah Lintas Timur yaa...Insyaallah ada rezeki buat mampir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang tau juga sih mba lintas timur, atau lintas barat ya wkwk, mbaknya koq tau sih? :)

      Hapus

Link Hidup tidak diperkenankan di sini.
Mohon untuk dimengerti
Terima Kasih ^_*

Diberdayakan oleh Blogger.