Pojok Literasi : Financial Technology yang Ramah Bagi Milenial

25 Maret


pojok literasi fintech ramah bagi milenial
Sumber : @pojokliterasidjikp
Siang itu, Kamis (21/3) bertempat di Cafe Potret jalan K.H. Wahid Hasyim, kota Medan, telah diadakan sebuah acara yang bernama Pojok Literasi, formasi diskusi ringan dan tanya jawab yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik atau disingkat Ditjen IKP Kemkominfo (DJIKP).

Pojok Literasi merupakan program yang diusung oleh Ditjen IKP Kominfo.
Tentunya dengan menggandeng para milenial yang terdiri dari Blogger dan mahasiswa.
Saya, sebagian teman teman dari Blogger Sumut dan komunitas blogger lainnya beserta para mahasiswa berkesempatan hadir di acara istimewa ini.

Lalu kenapa sih tujuannya para milenial ?

Karena program Pojok Literasi ini bertujuan untuk mendorong para milenial menjadi partner pemerintah dalam melakukan literasi kepada publik.
Perlu diketahui, generasi milenial di sini adalah dengan generasi dengan rentang umur antara 20 tahun hingga 34-39 tahun yang masih bekerja dan beraktivitas secara produktif pada saat ini.

Merupakan suatu kebanggaan buat saya bahwa program Pojok Literasi yang diadakan oleh Ditjen IKP Kominfo ini baru pertama diadakan dan kota Medan, dan ditunjuk sebagai kota pertama Program Pojok Literasi. Daan..saya pun baru pertama kali datang ke acara seperti ini (makluklah blogger kampung masuk kota hehe)
Tema yang diusung oleh Pojok Literasi pertama kali ini adalah "Financial Technology yang Ramah Bagi Milenial"
Diskusi ringan ini untuk mengetahui lebih banyak tentang peran milenial menghadapi tantangan literasi digital atau literasi teknologi di era revolusi industri 4.0. Juga tentang Financial Technology (Fintech) serta pengaplikasiannya bagi generasi milenial di segala aspek.

Pojok Literasi : Kolaborasi antara pemerintah dan milenial

pojok literasi fintech ramah diskusi
Sumber foto : @wawaraji

Dipandu oleh MC, kak Yosh Aditya (@yosh_aditya) dan moderator mba Wardah Fajri (@wawaraji) foundernya Bloggercrony community (@bloggercrony).
Dibuka dengan kata sambutan dan laporan kepada Sekjen Kemkominfo oleh Ibu Septriana Tankary, S.E, M.M. selaku Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemkominfo.

Ibu Septriana secara garis besar menjelaskan tentang peran GPR yaitu Government Public Relation yang tugasnya menjembatani antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan informasi di era digital saat ini. Tambahnya, pojok literasi diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi bersama antara pemerintah dan generasi milenial. Melalui program pojok literasi, akan muncul agen literasi di seluruh Indonesia yang turut menyuarakan literasi publik khususnya melalui media sosial. Agen literasi yang terbentuk sebagai komunitas akan selalu dipoles agar selalu tetap bersinergi dengan pemerintah.

Pojok Literasi : Fintech dan Penerapannya 

Kemudian tibalah diskusi panel yang dimulai oleh Sekretaris Jenderal Kemkominfo, ibu dra. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si. Ibu Niken, begitu namanya disapa, menjelaskan tentang peran Kemkominfo dalam mendorong adanya revolusi Industri 4.0 di Indonesia, tentang perkembangan Internet of Thing (IoT) sebagai perkembangan teknologi yang tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan oleh masyarakat.
Dalam tema yang diangkat kali ini yakni tentang Financial Technology, adalah salah satu program yang turut didorong oleh Kominfo. Bagi generasi milenial diharapkan dapat lebih memahami dan memanfaatkan perkembangan dalam financial technology.

Lalu, bagaimana penerapan Fintech ini dalam hidup masyarakat?
apa pula peran Kominfo di dalamnya?

Peran Kominfo adalah sebagai regulator, fasilitator dan akselerator, yang dalam hal ini adalah :
  • Mendorong adanya perkembangan ekonomi kreatif
  • Mendorong munculnya pekerjaan pekerjaan baru yang tidak pernah ada sebelumnya baik yang berbasis digital maupun non digital
  • Melakukan bimbingan kepada UMKN, Petani dan Nelayan untuk Go Digital.  UMKN , Petani dan nelayan diarahkan untuk melakukan pelatihan pemasaran secara go online dan memasarkan hasilnya melalui e-commerce / marketplace yang berhubungan dengan produknya, dengan tujuan untuk memotong mata rantai tengkulak, agar kesejahteraan hidup tercapai.
  • Marketplace tersebut contohnya antara lain : Eragano, Tanihub, Agromaret, Sikumis, Pasarlaut.com, dan lain lain.
  • Bersama merangkul para milenial bersama sama untuk membangun program gerakan 1000 startup untuk mendukung pertumbuhan calon unicorn baru di Indonesia.

Berhubungan dengan Program gerakan 1000 startup tersebut, maka dibutuhkan Sumber Daya yang memahami dan memiliki kemampuan di bidang digital. Kemkominfo tahun ini menyediakan program beasiswa Digital Talent untuk 20.000 orang yang memiliki syarat tersebut, dengan batasan usia maksimal 29 tahun.

pojok literasi fintech ramah milenial
Sumber foto : lancerosa.com

Pojok Literasi : Fintech dan Kaitannya dengan OJK

Pada diskusi panel kedua, menghadirkan Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Kuangan (OJK), ibu Sondang Martha Samosir.

Di jelaskan bahwa Fintech adalah Layanan keuangan berbasis teknologi informasi (OJK)
Fungsi OJK dalam Fintech adalah mengatur, mengawasi dan melindungi.
Layanan jasa keuangan Fintech tersebut antara lain :
  • Pembayaran (Payment) : Card Payment, POS Payment, E-Money, Transfer, Remittance, dll
  • Urunan Dana (Crowdfunding) : P2P lending (loan based) & Equity based crowdfunding
  • Pasar Modal (Capital Market) : E-Mutual Funds Trading (ETF), dll
  • Perbankan (Digital Banking) : Consumer & commercial banking
  • Perasuransian (Insurtech) : Agent & brokerage
  • Jasa pendukung lainnya (Support Fintech) : E-KYC, Big data analysis, AI, Blockchain, dll
Menyempurnakan pada artikel blog saya sebelumnya, tentang Pinjaman Online
Oleh karena itu  di sini OJK memegang peranan penting untuk mengawasi pinjol/pindar tersebut.
Pinjaman Online yang dalam kategori sebelumnya terdapat pada crowdfunding ( Loan based ).
Disebutkan bahwa hanya terdapat 99 Fintech legal yang telah diakui OJK. Calon peminjam dapat melihat daftar Fintech pinjaman online maupun P2P lending di laman web OJK , ataupun dengan menelepon saluran perlindungan konsumen kanal OJK 157.

OJK menyusun pengaturan terkait usaha Fintech dan pelindungan konsumennya melalui peraturan peraturan , antara lain:
  1. Peraturan OJK No.1/POJK.07/2013 : tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan
  2. Peraturan OJK No.77/POJK.01/2016 : tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis  Teknologi Informasi (Peer-to-peer Lending)
  3. Peraturan OJK No.37/POJK.04/2018 : tentang Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding )
fintech sebagai instrumen investasi
Fintech sebagai instrumen investasi
sumber : OJK

tips berinvestasi dengan fintech lending
Tips berinvestasi dengan Fintech Lending
sumber : OJK

Terakhir Ibu Sondang menjelaskan peran milenial dalam hal ini adalah sebagai agen literasi keuangan (Alika), baik secara digital dan non digital. Secara digital, generasi milenial diharapkan dapat menyebarluaskan tentang Fintech yang baik dan legal melalui media sosial dan website (blog). Sedangkan secara non digital dapat menyebar luaskan tentang dampak buruk Fintech ilegal dan mengarahkan Fintech legal kepada masyarakat, dimulai dari keluarga sendiri dan tetangga tempat kita berada.

Pojok Literasi : Financial Planning bagi Milenial

Pada diskusi panel ketiga atau terakhir, menghadirkan Bapak Melvin Mumpuni sebagai CEO Finansialku. Sebuah portal edukasi dan perencanaan keuangan. Finansialku adalah perusahaan perencanaan keuangan independen dan berkompeten serta tersertifikasi profesional di bidangnya.

Berawal dari membangun sebuah blog sambil menuntaskan sebuah tesis (tahun 2014) dengan jumlah user setia sebanyak 2 orang, blog yang di bangun oleh bapak Melvin Mumpuni ini bertransformasi menjadi sebuah website dan startup yang profesional.
Hingga puncaknya pada tahun 2017 jumlah user / pengunjung menjadi 1 juta dan tahun ini telah mencapai 2 juta pengunjung setiap harinya. Suatu pencapaian yang tidak mudah baginya yang membutuhkan ketekunan dan konsisten di bidang yang digelutinya padahal latar belakang pendidikannya sangatlah berbeda.

Ada 3 hal penting yang di bagikan oleh bapak Melvin berhubungan dengan Finansialku yaitu :
  • Perencanaan Keuangan
  • Literasi Keuangan
  • Inklusi Keuangan
Yang menjadi kekuatan dalam web yang dikelolanya adalah mengelola dan merencanakan keuangan. Yang membuat Finansialku berbeda dengan perusahaan sejenis adalah Finansialku tidak berpangku tangan dengan menambah modal dari perusahaan lain yang ingin menyuntikkan dananya dan kemungkinan akan berubah menjadi layanan yang lain. Ini mungkin harus dicontoh bagi startup kecil yang ingin berkembang bahwa perusahaan tidak harus memberkembang dengan suntikan dana perusahaan lain, tapi tetaplah percaya diri dengan apa yang menjadi kekuatan perusahaan tersebut.

pojok literasi deklarasi agen literasi
Pojok literasi deklarasi agen literasi : dokpri

Deklarasi Agen Literasi

Sebagai penutup, para pembicara masing masing mendapatkan plakat dari pojok literasi, pembubuhan tanda tangan sebagai deklarasi agen literasi yang melibatkan seluruh milenial ( blogger dan mahasiswa ) yang hadir. Dengan harapan agar informasi yang telah diberikan, disampaikan kembali oleh generasi milenial sebagai agen literasi yang memberikan informasi yang benar dan akurat.

Harapan saya mudah mudahan program pojok literasi ini dapat dilakukan secara berkesinambungan setiap tahunnya dan juga hadir di kota kota lain dengan tema yang beragam.

Salam literasi,


82 komentar:

  1. ternyata Fintect sudah ada aturanya sejak dulu ya mbak

    BalasHapus
  2. Menarik sekali, ya, mbak dan pastinya sangat bermanfaat. ..

    BalasHapus
  3. Hiks.. Kemarin mau datang tapi anak sakit..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayang ya kak, mudah2an nti ada acaranya lg

      Hapus
  4. keren acara ini..sayangnya diriku gk.berkeempatan ikot kak huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, Mudah2an nanti ada acara spt ini lagi

      Hapus
  5. wah dari hanya 1-2 user blog lalu jadi website profesional dengan user jutaan keren memang segala sesuatunya butuh proses ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba butuh ketekunan juga kan seperti kita membangun blog

      Hapus
  6. di sekolah anakku juga lagi digalakkan pojok literasi tapi nggak ada hubungannya ama internet sih. hehehe.. karena pojok literasi yang dimaksud disini adalah pojok literasi pojokan sekolah yang disulat jadi perpustakaan mini gitu. namanya mirip makanya pas baca judulmu aku kira mereka kegiatan yang sama. ternyata beda banget.

    BalasHapus
  7. Pengen juga ikutan acara pojok literasi gini, tapi biasanya diadain pas weekday, sebagai mamak berbayi dan beranak, agak sulit untuk bisa menghadiri acara di weekday.
    Tapi beruntung bisa kebagian ilmu dari postingan temen-temen, jadi lebih ngerti lagi tentang hal yang dibahas :)

    BalasHapus
  8. Waaah keren banget. Yuk yang merasa masih muda dan para anak muda penerus bangsa yang masih memiliki kesempatan, saatnya nich bersiap siap memiliki kemampuan dibidang digital. Siapa tahu 5 tahun ke depan punya start up ya kan.

    BalasHapus
  9. Beruntung banget bisa ikutan acara ini. Alfie pengen ikut tapi tak bisa. Banyak ilmu dan informasi yang didapat dalam acara ini. Semoga lain waktu bisa ikutan dan acara ini terus diadakan tiap tahunnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayang sekali ya bang, mudah2an tahun depan diadakan kembali

      Hapus
  10. hmmm, sekarang apa2 serba digital ya. Asal ada kartu dan saldonya, kebutuhan hidup kita bisa terpenuhi, jadi ga takut kalo ga bawa uang asal punya saldo digital

    BalasHapus
  11. Seneng banget ada kegiatan seperti ini, apalagi tentang keuangan.. penting banget sebagai generasi milllennial untuk melek financial literasi agar semakin kreatif dalam mengelola keuangan ya.. dan yang utama no share berita berita yang tidak jelas sumbernya.. salam literasi

    BalasHapus
  12. Iya nih, Mbak. Sekarang pemerintah serta pihak swasta sedang giat-giatnya mengajak para generasi muda atau milenial untuk lebih melek lagi mengenai literasi keuangan.

    BalasHapus
  13. Banyak juga ni pembahasannya, mulai dari mengangkat generasi milenial, era revolusi industri 4, fintech hingga UU mengenai keuangan dan teknologi melalui OJK. Jadinya banyak tahu deh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banyak sekali info yg diberikan gak rugi deh dapat ilmu baru dari mereka

      Hapus
  14. kalau saya tidak salah finansialku ini adalah salah satu web penyedia informasi seputar keuangan ya,salah satu penulis andalan dan praktisinya adalah pak rivan kurniawan,kalau setahu saya sih gitu ya,soalnya saya sering melihat hasil tulisan pak rivan kurniawan di blog finansialku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul sekali pak rivan suka nulis ttg investasi di finansialku

      Hapus
  15. Hai Kak...
    Ini keren banget acaranya. Menginspirasi dan memotivasi para generasi milenial yang ingin terjun di dunia digital.
    Dan ternyata pematerinya mengawali dengan membuat blog.
    Wah... Menarik nih.
    Sukses Kak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba banyak yg terinspirasi dari cerita pak Melvin ini termasuk saya hehe

      Hapus
  16. Bagus nih acaranya...
    Tapi Kementerian dan juga OJK baiknya sosialisasi juga ke ibu-ibu atau Bapak2 yg jadi kepala keluarga agar lebih melek sama fintech. Karena banyak banget yg jadi korban fintech ilegal skrg... Sedih dan miris kalau baca liputannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya saya juga berharap seperti itu mba, misalkan melalui iklan di tivi atau di koran karena masih banyak yg belum tau akan dampaknya

      Hapus
  17. Acara yang bermanfaat ya mbak. Bisa mengedukasi para blogger dan mahasiswa tentang pojok literasi. Berbicara tentang fintech, saya setuju dengan pendapat mbak Susie, perlu diadakan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat agar mereka tidak mudah terhasut atau tertipu, karena saat ini banyak email atau sms tipuan yang mengatasnamakan lembaga pinjaman yang terpercaya dll.... Dg sosialisasi tsb diharapkan masyarakat di berbagai lapisan paham akan fintech dan pojok literasi.

    BalasHapus
  18. Wow acaranya ini keren banget pasti mbak. Apalagi Pak Melvin itu yang membangun blognya dari 2 pengunjung sampai jutaan pengunjung perhari dan alhasil jadi website yang menghasilkan. Semoga jejeknya bisa diikuti.

    BalasHapus
  19. yang terpenting dari setiap acara kudunya harus juga disosialisasikan ke masyarakat luar agar pemahaman yang disampaikan dalam acara tersebut juga bisa diketahui oleh mereka. Karena ketika jika suatu saat ada sesuatu yang berhubungan dengan acara tersebut namun masyarakat belum tahu, yaaa berarti acara tersebut hanya untuk yang hadir saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mas, salah satu sosialisasinya lewat blog ini

      Hapus
  20. Kabarnya generasi muda sekarang banyak yang lebih suka menghabiskan uangnya untuk bersenang-senang. Kurang melakukan investasi. Makanya penting untuk meningkatkan literasi keuangan. Supaya mereka lebih mampu mengelola keuangan

    BalasHapus
  21. Asyik, akhirnya Mbak iid bisa menghadiri acara yang dihadiri narablog dan sesuai minat. Hi hi, saya mah mana paham banyak. Paling cuma bisa penyimak di blog teman-teman yang bahas soal keuangan.
    Syukurlah fintech sekarang diawasi dengan ketat oleh OJK dan ada daftarnya. Bisa mengedukasi masyarakat agar tak terjebak fintec ilegal yang cara praktiknya mirip lintah darat dalam drakor,
    Lebih sering berbagi informasi literasi keuangan, Mbak. Penting banget bagi banyak orang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya mah apa atuh mba, hanya bisa mencatat kembali yg disampaikan ibu2 dan bapak keren ini, cara menyampaikannya enak sampai saya terhanyut dalam penampilan mereka yg energik, duh iri saya apalagi sama ibu2 pemateri dan moderator, mereka itu ckck hebat deh, duh speechless saya hehe

      Hapus
  22. Sekarang kita merasa sangat terbantu dengan adanya fintech ini, mba. Dan alhamdulillah manfaat positif yang diirasakan

    BalasHapus
  23. Asyik bangeeet ya kalau acara bermanfaat seperti ini bisa diselenggarakan dengan rutin. Banyak ilmu bermanfaat yang berguna banget untuk kita, termasuk informasi mengenai financial technology yang makin marak

    BalasHapus
  24. Kapan ada di kotaku ya acara kek gini.. Bermanfaat banget padahal acara-acara kek gini.. Saya paling suka sama literasi keuangan.. 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah2an di semua kota diadakan ya mba literasi keuangan emang paling enak dibahas di ruangan publik :)

      Hapus
  25. Bagus dan bermanfaat banget nih acaranya mbak. Semoga bisa membuat masyarakat semakin melek literasi keuangan ya.. mengingat dunia digital ini cuepeet banget berkembangnya dan banyak juga bahaya yg mengintai.

    BalasHapus
  26. Keren yaprogram pojok literasi ini. Apalagi program ini merangkul para millenial menjadi partner pemerintah dalam melakukan literasi kepada publik, termasuk literasi keuangan. Tentunya akan bermanfaat sekali ya Mbak.

    BalasHapus
  27. Di Bandar Lampung ada nggak ya acara seperti ini? Bagus untuk disebarluaskan infonya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang tau mba, mudah2an dapat diadakan di semua kota ya, biar kebagian

      Hapus
  28. Acara kaya gini ini kira kira bakal diadakan di kota kota lain ga sih kak? Aku menanti acara serupa di bekasi nih. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya sih begitu mba, ditunggu saja kedatangannya hehe

      Hapus
  29. Dapat ilmu baru ya Mbak, kita juga jadi belajar nih dari sharing Mbak disini, makasih ya.
    Pengen juga deh suatu hari nanti bisa ikutan event spt ini biar tahu lebih jelas lg ttg fintech ini. Milenial kan wajib tahh yah klo bisa juga berperan aktif gak cuma jadi pengguna marketplace ajah :)

    BalasHapus
  30. Generasi milenial yang masih produktif memang banyak yag sudah melek literasi teknologi apalagi ada revolusi Industri 4.0.
    Mudah-mudahan aja perkembangan ekonomi kreatif maki berkembang di Indonesia dan bisa dinikmati oleh semua kalangan pastinya juga memerlukan bantuan berbagai pihak termasuk generasi milenial ini.

    BalasHapus
  31. Wah enaknya bisa mendapatkan kesempatan memenangkan beasiswa . Hal ini akan membantu kita dalam kesempatan untuk belajar lagi.

    Generasi milenial harus melek literasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba beasiswa Digital Talent 2019 ini akan dibuka di bulan April, pantengin aja web Kominfo :)

      Hapus
  32. Berbobot dan lengkap bangeett ini materinya. Terimakasih infonya. Jadi nambah pengetahuan nih

    BalasHapus
  33. Aku dukung banget ini Mba soal literasi
    karena tingkat literasi di tempatku sangat rendah.
    Semoga kegiatan ini terus menyeluruh ke daerah lain ya Mba
    pengen nimba ilmu juga nih

    BalasHapus
  34. Semoga setelah acara ini para peserta pojok lestari aktif membagikan informasinya kepada orang-orang terdekatnya yang mungkin saja belum tersentuh informasi tersebut. Masih banyak loh yang perlu informasi tentang fintech ini. Kemudahan yang ditawarkan plus kehati-hatian memilih jasa fintech penting banget untuk diketahui.

    BalasHapus
  35. Saya pernah ketemu bapak2 dr OJK dan katanya dulu fintech lending ini sbnrnya buat bantuin modal bisnis, eh perkembangannya ada yang makai buat konsumtif.
    Emang penring acara pojok literasi kyk gini supaya fungsi fintech itu bisa dipahami masyarakat ya mbak

    BalasHapus
  36. Literasi kaya gini tuh harus sering di lakukan di berbagai daerah ya agar masyarakat juga teredukasi.

    BalasHapus
  37. Salam Lierasi. Aku suka banget ada info pojok baca ini, semoga makin banyak orang tercerahkan ya, keren programnya.

    BalasHapus
  38. Aamiin.
    Kominfo rajin sekali memberikan pelayanan pemberian materi terkait finansial begini.

    Seru dan bermanfaat.
    Mari kita aminkan.
    Semoga Bandung termasuk salah satu kota tempat penyelenggaraan acara keren ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mudah2an semua kota kebagian acara pojok literasi ini, karena ini adalah bagian sosialisasi pemerintah

      Hapus
  39. Acaranya seru dan fun yaa. Padahal temanya bisa dibilang cukup berat juga. Tapi anak muda harus paham akan hal ini yaa

    BalasHapus
  40. Wuih, berfaedah banget ya eventnya. Sasarannya milenial pula. Mana temanya Fintech yang lagi kekinian. Semoga para milenial bisa menyikapi dunia fintech in dengan bijak. Walopun banyak manfaatnya, jika tak bisa milih dan bijak, bisa malah jadi sumber masalah. Keren!

    BalasHapus
  41. Aku ingin jadi pastisipan bila ada acara serupa di sini mba.

    BalasHapus
  42. Acara yang "bergizi" banget yaa. Sebagai perempuan, kita wajib melek tentang keuangan yaa, Mba, karena keuangan yang teratur akan membuat kondisi ekonomi keluarga juga lebih baik :)

    BalasHapus
  43. Seandainya ada acara kayak gini di kotaku, pasti saya ikutan nih. Bermanfaat banget acaranya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insyaallah juga diadakan di kotanya mba ya :)

      Hapus
  44. Mungkin perlu ditambah kata 'digital' jadinya Pojok Literasi Digital karena berhubungan dengan dunia internet ya Kak Iied wkwkwkw. Tapi yang jelas ini sangat bermanfaat untuk generasi (ke depannya). Di Ende, Senin kemarin, Menteri Kominfo datang ke Kecamatan Detusoko, cuma saya belum tahu kegiatan utamanya apa karena masih sibuk sama kegiatan lain jadi belum cari tahu haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya seharusnya ada tambahan kata Digital ya, wah keren ya kak ini menkominfonya langsung yg ke ende ya keren lah :)

      Hapus
    2. Iya ke Ende, makanya dua minggu lalu ada pamflet lomba blog dan vlog untuk wilayah Detusoko ... Menterinya ke Kecamatan Detusoko soalnya hehehe.

      Hapus
  45. Salut sama apa yang dilakukan Pak Melvin. Berawal dari blog bisa startup ya. Seingetku dulu aku sering baca saat masih bentuk blog. Bahasannya enak dan mudah di cerna.

    BalasHapus
  46. Keren nih kalo kemkominfo sering ngadain acara pojok literasi. Bahasan tentang fintech juga bagus ya, karena masih banyak masyarakat yang terjebak.

    BalasHapus
  47. Seru banget deh acaranya, apalagi ngegandeng mahasiswa jd lbh berasa anak muda hehe...pastinya banyak ilmu dan manfaat yg didapat ya..

    BalasHapus
  48. Hebat ni, millennial, banyak fasilitasnya...bsa diandalkan deh buat pemberdayaan literasi public..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, milenial diharapkan sebagai generasi selanjutnya yg turut memajukan negara

      Hapus
  49. kenapa ya kemaren awak gak datang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kakak sakit, next kita bertemu diacara yg lain ya

      Hapus
  50. Perkembangan dunia teknologi digital memang memaksa kita untuk harus paham kinerja finTech ya mbak. Beruntung banget Medan menjadi kota pertama untuk diskusi Pojok Literasi ini. Terakhir ikut kegiatan ini di Jakarta taon lalu.

    BalasHapus
  51. Keren nih, marketplace2 kecil sepertinya mulai diperhatikan oleh pemerintah, bukti perhatiannya semacam sosialisasi acara kayak gini dan peraturan2 yg dibuat khusus untuknya. Semoga kedepan para milenials semakin sadar untuk mendukung pengembangan financial technology

    BalasHapus
  52. Semangat menebar manfaat literasi dlm bidang apapun ya kaka

    BalasHapus
  53. Alhamdulillah... Kemarin kita sama2 bisa ikutan ya kak. Mendengarkan materinya langsung dari pemateri yang terpecaya. Gacil jadi tau apa itu Fintech, apalagi mengenai OJK

    BalasHapus
  54. Aku juga ikut, asyik ya acaranya, nambah wawasan. Jangan lupa kita ALIKA ya. Hihihihi

    BalasHapus
  55. Kayaknya ojk harus makin sering ngasain event gini ya kak. Biar nambah terus info2 seputar keuangan

    BalasHapus
  56. Saat ini dengan adanya teknologi bisa membantu orang untuk berkreasi, Alhamdulillah Pemerintah tanggap dan mendukung, hal ini untuk mengurangi pemikiran generasi millenial untuk tidak terikut di zaman sebelumnya berpikir untuk jadi pekerja or pns.

    BalasHapus
  57. Padahal kemarin pengen datang...sayang nggk bisa. Tapi syukurnya materinya udah di share di sini. Makasih ya.
    .

    BalasHapus
  58. Asik nih kalau bisa ikut event semacam begini, menambah pengetahuan banget terutama buat saya yang termasuk milenial yang jadi sasaran event ini, hihi :D

    BalasHapus
  59. wah meriah banget ya kak acaranya, jadi pengen ikutan juga nih saya, makasih banyak kak sudah berbagi ya ;)

    BalasHapus

Link Hidup tidak diperkenankan di sini.
Mohon untuk dimengerti
Terima Kasih ^_*

Diberdayakan oleh Blogger.