Jatuh Cinta dengar Podcast

jatuh cinta mendengar podcast

Halo teman teman,
Dulu suka dengar siaran radio gak?
Kalau saya sih suka, dari radio Sonora fm, Prambors fm, Hard Rock fm, Ardan fm, Oz fm Kiss fm, Trax fm, Delta fm, Bens radio, sampai RRI Pro2
Yang saya suka tuh kalau dengar radio, karena suara penyiarnya merdu terus suka ngobrol ngalor ngidul yang terkadang topik ceritanya enak buat didengar, dan cuap cuap asik sama partner siarannya sampe berjam jam.

Seperti siarannya duet Melaney Ricardo & Lucy Wiryono waktu masih jadi penyiar di Hard Rock fm dengan komedinya yang lucu dan segar, siarannya Farhan & Asri di Delta fm yang renyah atau siarannya Desta & Nycta Gina di Prambors fm dan juga The Dandess duo Danang Darto yang pada saat itu sedang digandrungi sekali. Mendengar mereka siaran rasanya fun sekali sampai saya waktu itu tidak bisa move on saking sukanya.

Tapi sekarang sih sudah jarang dengar, alasannya satu karena dapatkan sinyal gelombang radionya yang agak susah dari kota saya, kedua saya agak males kalau dengar radio yang iklannya segambreng, baru ngobrol sedikit sudah iklan aja, padahal obrolannya lagi asyik asyiknya, kan sebel :(

Kalau sekarang ya lebih enakan streaming Youtube lebih asik lihat orangnya langsung di video yah walaupun tidak setiap hari karena sayang kuota karena Youtube itu paling banyak habiskan kuota baru setelah itu instagram.

Nah sebulan terakhir ini saya suka sekali mendengar Podcast, malah sampe jatuh cinta! orang mah jatuh cinta sama manusia lah ini sama benda hehehe..salah satu alternatif hiburan yang biasanya suka saya dengar pas lagi ngeblog atau pas mau tidur. Tentunya sebagian dari teman teman sudah tau ya apa itu podcast dan hal asyik dari aplikasi ini. Sengaja saya tulis dalam huruf miring karena masih dalam bahasa asing dan belum ditemukan padanan katanya dalam bahasa Indonesia.

Baca juga : Prank yang bikin viral

Apa sih itu Podcast ?

Buat yang belum tau apa itu Podcast menurut situs crafters getcraft.com, yaitu berasal dari kata iPod dan Broadcast. Sebuah nama yang diberi oleh para jurnalis Guardian dan BBC yang mengangkat fenomena Podcast pada saat awal kemunculannya pada tahun 2000.
Podcast adalah konten berbasis audio atau sebuah audio pembelajaran yang dikemas dengan unik sehingga yang mendengarnya tidak merasa bosan.

Penyiar sebagai Podcaster 

Isi di dalam podcast bisa dibilang seperti kita mendengar ricauan sebuah dialog atau monolog dalam radio tapi bedanya Podcast ini direkam terlebih dahulu , dikemas dengan alunan sebuah musik sebagai intro dan akhir dialog dan bebas dari iklan, hehe itu yang membuat saya suka :)

saluran curhat babu nuchario
Saluran podcast Curhat Babu
Sumber : Spotify

Awal mula saya suka dengar podcast adalah dari perbincangan menarik dalam sebuah akun instagram seorang emak milenial yang bernama Nucha Bachri @nuchabachri seorang penulis tentang Parentalk, yang mengangkat tentang dunia parentingnya bu ibu milenial. Si mbak nucha ini berduet sama suaminya Ario Pratama @sheggario di akun podcast yang berjudul Curhat Babu : curhat bapak ibu , obrolannya ya seputar pernikahan dan dunia parenting, rekomendasi buat para ibu milenial dan pasangan milenial lah. Suka dengar cerita mereka ini karena bahasannya enak, kekinian dan renyah pula. Jadi saya yang mendengar turut merasakan apa yang mereka alami.

saluran podcast raditya dika pord
Saluran podcast Raditya Dika
Sumber : Spotify

Namun tidak hanya itu yang saya dengar, beragam deh channel di Podcast ini, antara lain "Podcast Awal Minggu" yang diisi oleh standup komedian Adriano Qalbi, "Podcast Retropus, Makna Talks, Baper (Bacotan Pria) , Hijrah Kuy sampai PORD (Podcast Raditya Dika) . Podcast bisa kita dengar melalui aplikasi Spotify, aplikasi Google Podcast dan Apple Podcast sebagai sumber tak berbayar ini. Tinggal ketik siapa yang mau didengar podcastnya sudah deh.

Potensi Podcast saat ini dan ke depan

Kalau di luar negeri sana, sudah banyak yang melakukannya sampai jadi terkenal karenanya. Sekarang di Indonesia sedang giat giatnya. Bahkan sekelas Raditya Dika seorang Youtuber pun merambah ke dunia podcast dan bahkan bisa dilihat melalui Youtube, lengkap dengan perangkat mikrofon ala penyiar radio. Konon katanya dia sudah sekian lama mendengar podcast. Namun baru sekarang ia melakukannya secara profesional, sepertinya menunjukkan keeksisannya di dunia hiburan dalam segala hal. Hmm, saya mencium adanya potensi podcast akan menjadi konten audio yang menuai profit dan bisa jadi seperti Youtube yang bisa di adsense kan. Iya kan? Suatu saat siapa yang tau.

Seperti saat Raditya Dika mewawancarai Adriano Qalbi di episode perdananya PORD via Youtube , memang saat ini podcast tidak berbayar alias gratis, tapi efek karena ketenaran namanya sebagai podcaster sebutan untuk penyiar podcast , nama Adriano Qalbi mulai dilirik oleh stasiun radio ternama yang akan memakai rekaman suarannya untuk acara di stasiun radio tersebut dan membayarnya secara profesional.


Yang punya bakat terpendam merekam suara indah dan merdu yang biasanya di rekam di SoundCloud, bisa melihat peluang podcast ini sebagai tempat untuk mengasah potensinya kan karena podcast bukan saja ajang untuk cuap cuap ria dan berdialog, namun bermonolog, berpuisi dan ber-story telling pun bisa dilakukan disini. Kalau saya mah jadi pendengar setia saja deh, suara hanya bagus nyanyi di kamar mandi :p


Saluran Podcast Pilihan :

saluran podcast google podcast

Oke, berikut adalah channel podcast pilihan saya yang mungkin bisa jadi pilihan dan didengar baik oleh teman teman. Saya urutkan berdasarkan kategorinya :

1. Parenting & Pernikahan :
  • Curhat Babu by Nuchario
  • The Story of Ubi
  • Puty's Journal by Puty

2. Komedi :
  • Podcast Awal Minggu by  Adriano Qalbi
  • Podcast Bercanda
  • PORD by Raditya Dika

3. Agama :
  • Hijrah Kuy
  • Kajian
  • Muslim Central

4. Story Telling :
  • Sleep tight stories
  • Bedtime explorers
  • Kumpul bocah

5. Finance :
  • Anak Muda Miliarder 
  • Rakyat Kapitalis
  • Finansialku Talk

Oiya kalaupun kamu ingin rekaman suaramu di kenal dalam akun Spotify dan juga mau mempromosikannya secara luas maka akan dibutuhkan pihak ketiga yang telah disediakan untuk bekerjasama. Beberapa mitra agregator untuk podcast tersebut antara lain Anchor, Blubbry, Castos dan Audioboom. Begitu pula untuk Google Podcast dan Apple Podcast yang kurang lebih sama prosedurnya.

Sumber :

https://indovoiceover.com
https://crafters.getcraft.com

47 komentar:

  1. Lumayan banyak nih pilihannya, jadi gak cepat bosan. Apalagi bisa bikin podcast ala Raditya Dika, bikin kita jadi semangat bicara..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya banyak banget bang pilihannya, podcast sekarang banyak digemari oleh milenial juga :)

      Hapus
  2. Saya senang denerin podcast mbak, ada sebuah radio fovorit saya yang pada jam tertentu menyiarkan podcast...seru banget.

    Wah ini ada list podcastnya... thanks ya mbak, penting nih diakses terutama agama buat Ramadhan nanti...story telling juga menarik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oya radio apa tuh mba saya jadi kepo nih hehe, iya mba sebenernya list sata banyak banget tapi diciutkan jadi 3 saja deh per kategori :)

      Hapus
  3. Klo podcast sering denger tapi nggak pernah mencoba denger hehe
    Mungkin klo dari segi audio aku lebih suka ke musik live
    Referensi nya makasih aku nanti coba yang siraman rohani nya aja

    BalasHapus
  4. Untuk Podcast sepertinua saya sering denger sih mbak,...yang paling suka saya denger biasanya konten religi, itu nyentuh banget,...sampe merinding πŸ˜€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah trnyata mas kuanyu udah sering dengar ya :)

      Hapus
    2. iya mbak,..karena asik banget dengerinnya,.bikin ketagihan

      Hapus
  5. boleh nih di jajal, habis dari dulu banyak yang under estimate dengar suaraku yang merdu ini. hehehhee alias kebalikannya. Sekedar mengisi kekosongan yang pada akhirnya akan terisi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe sama mba, tapi klo penasaran pake soundcloud juga udah bisa

      Hapus
    2. bukannya ini khusus buat yang pakai iPhone ya mba?
      eh tapi boleh sih aku coba cek di google play aja dulu. yang penting uneg2 bisa keluar aja dulu masalah ada fans yang follow aku mah ngikutin aja. wkwkwk

      Hapus
    3. di Google Play ada mba :)

      Hapus
  6. Yaaa Podcast sudah lama sih dengar nya saya..Cuma belum ada minat daftar karena suara saya yang terkadang Serak2 Wooww!!...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Kalau untuk mendengar terkadang juga jadi tertantang untuk melantunkan sebuah kata2 yang mungkin berkesan Woooww!!...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


    Intinya Podcast Cukup bisa diandalkan..πŸ˜„πŸ˜„

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau saya mending jadi pendengar podcast saja πŸ˜‚

      Hapus
  7. Dulu saya juga penyiar radia amatiran di kampung. Soal podcast saya sudah mengenalnya sejak lama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah masnya penyiar toh, pasti suaranya cakep :)

      Hapus
  8. wah saya malah belum pernah coba kak dengar podcast, tapi boleh juga nih dicoba, sepertinya menarik karena ada komedi nya juga ya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dicoba aja mas, gratis koq cuman bayar kuota aja hihi

      Hapus
  9. wah saya ketinggalan info nih baru tahu yang namanya podcast makasih sudah share tentang hal ini

    BalasHapus
  10. Aku juga mulai tertarik dengan podcast dari teman.
    Solusi buat aku yang suka mendengarkan ketimbang nonton (ya emang sih jarang sempat nonton. Jadi suka dengerin saja sambil aktivitas).
    Eh, iya... Serius kayak review kakak keren & nggak ngebosenin.
    Selain itu, nggak ada jeda segambreng kayak radio.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mba, ga ada jeda jadi khusyuk dengerinnya :)

      Hapus
  11. Radio-radio internasional biasanya juga punya podcast, lho. Lumayan, jadi bisa pilih tema yang dimaui. Saya malah belum pernah ngedengerin podcast yang punyanya perorangan (bukan milik stasiun radio).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bner mba, malah pilihannya beragam dan suaranya lebih jernih ya dibanding dengar streaming gitu

      Hapus
  12. Sekarang lebih berfavariasi ya mbak selain dalam satu aplikasi ada podcastnya juga bisa menayangkan video dan lagu... misalnya seperti di spotify, wis lengkap banget, termasuk PORD ada disana... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mas, seperti totalitasnya raditya dika ini ada di YT ada di podcast juga

      Hapus
  13. Aku pernah sekali jadi tamu di Sonora Purwokerto ngisi materi tentang gooling kalau ga salah, waktu masih kuliah dulu, tapi baru skrg denger istilah podcast, kok kudetnya kebangetan ya aku

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba gak sendiri koq, saya juga baru tau beberapa bulan ini :)

      Hapus
  14. Podcast? Wahh... Sepertinya aku kudet nihh... Apa karena aku suka nonton ketimbang mendengar, hehehe... Tauku cuma YouTube..
    Salam kenal mbaa... Nice artikel

    BalasHapus
  15. Bagus sekali artikelnya mba. Sayapun sebenarnya heran lho kok persoalan podcast ngga bisa viral gitu yah? Maksud saya, upload video youtube banyak banget yang viral. Eh kalo podcast kayaknya saya ngga pernah nemu. Hehe.

    Anyway, ada rekomendasi channel untuk motivasi gitu ngga mba? Boleh di share dong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nanti juga viral mba klo banyak artis/penyanyi pake podcast :),klo channel motivasi ada seperti Level up with Benakribo & Motivasi Lo

      Balas

      Hapus
  16. Sudah pernah dengar #KepoBuku podcast dari Pak Jaf? Namanya Rane Hafied, dulu produser Radio Singapura Internasional dan sejak dulu sudah mainan podcast wkwkwkw. Coba search ... Asyik-asyik loh review buku ala #KepoBuku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belom kak, wah nambah referensi lagi makasi ya kak :)

      Hapus
    2. Sama-sama. Coba buka link http://suarane.org Kakak Iied hehehe.

      Hapus
  17. mbak rohyati udah jarang kelihatan ya mbak,..biasanya sering komen disini,..jadi penasaran, kemanakah mbak rohyati sofyjan ?,..ea,...popcast ini memiliki keunikan yang luar biasa, popcast mungkin bisa jadi bisnis juga ya teh, untuk para blogger dan youtubers

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaya mba rohyati kemana ya, mungkin sedang sibuk dgn urusan domestik hehe, btw itu koq jadi popcast yah wkwk

      Hapus
  18. saya baru tahu nich tentang podcast, maklum kebanyakan main di semak - semak,hahaha....Upss.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kang nata ke mana aja katanya anak gaol masa podcast aja gak tau wkwk

      Hapus
  19. Pernah sepintas dengar ttg Podcast namun baru baca penjelasan detailnya di artikel ini. Trimakasih mbak udh sharing

    BalasHapus
  20. Saya juga suka denger podcast tapi lebih ke entertainment sama self development, lewat soundcloud. Tapi buat bikin sendiri, masih ga paham cara kerja podcast itu gimana, hehe :D

    BalasHapus
  21. Baru denger ini malah ada podcast kayaknya perlu nyoba ini maksudnya nyoba cari di spotify kalau saya biasanya dengerin lagu di spotify kalau radio biasanya masih sambil jalan dengerin prambors yang acara dgitm setiap pagi hehehhe

    BalasHapus
  22. dulu pernah denger yang namanya podcast, cuma belum pernah nyobain, btw aku juga seneng banget dengerin radio, apalagi pas penyiarnya ngomong gitu, kalo pas lagu dan kebanyakan iklan malah gak suka :D

    BalasHapus
  23. Sama Mas @khanif q pernah denger nama.x tapi blm tau rupa.x...hehehe

    Jadi inget masa² dulu kirim² salam lewat radio sama do'i...hiji hi

    BalasHapus
  24. udah tahu tapi gak pernah gunain.. haduh hehhe

    BalasHapus

Link Hidup tidak diperkenankan di sini.
Mohon untuk dimengerti
Terima Kasih ^_*

Diberdayakan oleh Blogger.