Kamis, 08 November 2018

Sisters Forever

"A Loyal Sister is Worth a Thousand Friends"

Begitulah kata mutiara yang menggambarkan hubungan saya dengan adek perempuan saya satu satunya ini.
Punya adek perempuan yang selalu setia menemani dari saya lebih dari seorang teman yang saya punyai.

Sejak kuliah sampai ketika punya anak, dia selalu sigap membantu.
Dengan usia yang tidak terpaut jauh, kami berdua saling mengisi satu sama lain. Saling curhat, saling membantu satu sama lain.

Padahal sedari kecil selalu tidak akur. Tidak pernah terbayangkan punya saudara yang selalu akur. Banyak ketidak cocokan diantara kami berdua. Selalu saja berdebat, berantem, saling tarik rambut, saling cakar-cakaran, diem dieman, sejam kemudian ketawa ketiwi lagi, begitu aja terus setiap harinya, sampai orang tua kami pun bosan melihatnya.

Meskipun begitu kami saling kagum antara satu sama lain, saling membela satu sama lain kalau ada orang luar yang ingin menyudutkan salah satu dari kami.
Terkadang saya merasa asik diaa aja yang saya lihat, bosan saya, haha becanda deng ( ingat, ngomongnya pake logat Medan ya hehehe )

I have the best sister in the world



Teringat dulu waktu kuliah di Bandung gara gara butuh teman buat sekamar, karena saya suka takut tidur sendiri akhirnya saya memaksa adek saya buat tinggal satu kos dengan saya, kedengarannya tidak mungkin banget, saya pun pasrah, karena antara domisili dengan universitasnya agak jauh, dan itupun karena permintaan saya yang nggak nggak sampe di omeli mamak karena permintaan saya yang  susah ini.
Tapi ternyata dia menyanggupinya, memilih universitas yang sama dengan saya dan lulus pulak tu haha..mantaplah adekku ternyata sama sama pintarnya kami ini.

Terus disaat saya telah memiliki anak, dia selalu sigap membantu saya dari soal membantu mencucikan bajunya ketika saya lahiran belum sanggup megang yang berat-berat dan membelikan makanan favorit kakaknya ini,  masyaallah terharu saya sama dia, adek mana yang sangat hebat seperti ini, selalu ada buat saya ketika dibutuhkan.
Cuma..saya kadang gengsi buat mengungkapkan kasih sayang saya.  Ah dasar saya ya..

Lalu disaat dia sedang sedih ketika ingin menikah saya pun membantunya memberi jalan keluar agar proses pernikahannya di lancarkan ketika itu, memberinya masukan tentang tata cara lamaran, bagaimana membuat laki-laki yang ia idamkan segera melamar, dan lain-lain.
Sepertinya hal yang remeh buat saya, karena memang ini tanggung jawab saya sebagai seorang kakak, tapi dia menganggap bantuan saya ternyata berarti baginya. Lagi-lagi saya terharu.

Sisters are connected heart to heart

Sekarang lokasi kami tinggal berjauhan, berbeda propinsi. Meskipun begitu kami tetap saling berhubungan. Bila saya sedang galau ingin menumpahkan perasaan yang berkecamuk, dia lah yang pertama kali saya telepon.
Gantian, seperti yang sudah saya prediksi disaat dia sedang bosan saya jualah yang akan ditelponnya. Terkadang dia tidak ada pulsa untuk menerima video call, seperti kemarin disaat dia lagi butuhnya, lalu saya pun dengan sigap berbagi pulsa dengannya.

#BuatKamu apasih yang enggak adekku.

Segera deh saya buka aplikasi TCASH lewat hp, yang sudah saya instal sebelumnya. Terus saya isi dulu saldo ke TCASHnya melalui Mobile banking BCA.
Setelah saldonya masuk , kemudian nomor hpnya saya masukkan terus diisi pulsanya, beres deh, sesederhana itu.


Cara Pakai TCASH atau menggunakan TCASH ternyata mudah koq. Enaknya pake TCASH tu bisa kirim pulsa ke operator mana aja, gak harus sesama operator Telkomsel. Selain isi pulsa, TCASH juga bisa untuk bayar tagihan listrik, pam, kartu halo, token listrik, beli voucher Google Play atau Mobile Legends yang lagi populer. Bahkan juga bisa bayar makan or belanja dengan Merchant T-CASH.
Dari segi tampilan aplikasi TCASH ini simpel, user friendly, dan tersedia dengan layanan bayar yang komplit. Pokoknya #pakeTCASH gak sesulit yang dibayangkan deh.

Telepon berbunyi, dengan suara yang nyaring dan memekakkan telinga, terdengarlah suara senang adek saya karena dikirimin pulsa gratis lagi dari kakaknya, "sering sering kirim ya kakakku", katanya,  "hahaha iya dek, tapi besok besok kau pulak gantian ya isikan pulsa ke kakak, bentar lagi pulsa kakak mau habis nih", jawabku. "Iya sip kak, tenangnya itu, awal bulan aku kirimkan", Waduh, lama banget ya..
                              -------

Share:

9 komentar:

  1. Seru ya punya sister. Saya mah cuma anak perempuan satu satunya di rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi anak perempuan satu2nya juga enak mba, lebih dimanjain kan hehe, makasi sudah berkunjung :)

      Hapus
  2. Akur juga itu adik kakak ya hahaha, sebelumnya salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akurnya pas udah pada gede hehe, salam kenal juga ya mas :)

      Hapus
  3. Cukup punya satu orang yang ngertiin kita ya mba apalagi masih keluarga sendiri, daripada punya banyak temen tapi sibuk masing-masing. Hehehe. Good Luck!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget, btw terima kasih sudah berkunjung ya mba :)

      Hapus

Maaf Link Hidup tidak diperkenankan untuk berkomentar
Terima Kasih ^_*