Manfaatkan Waktu Liburan dengan Membaca Buku Favorit

29 Desember



Sudah mau akhir tahun beberapa hari lagi, itu berarti sudah ada teman teman yang mengambil jatah cuti atau sudah dapat jadwal liburan dari kantornya/tempat kuliah bila masih kuliah.

Yang sudah punya agenda untuk liburan tentu gak akan menyia nyia kan kesempatan liburan ya, apalagi jatah liburnya gak terlalu banyak, nah yang belum punya agenda libur nih yang pusing, bingung mau ngapain. Mau liburan keluar kota bingung duitnya pas pasan, atau gak ada yang ngajak liburan.

Seperti saya ini nih, padahal hanya seorang ibu rumah tangga saja, yang tiap hari kan liburan hehe, tapi karena dah terjangkit virus liburan dari temen temen sekitar ya saya pun pengennya ngisi waktu dengan liburan ke luar kota. Tapi, apalah daya Pak Su masih sibuk dengan segambreng kerjaan kantor, belum tau kapan jadwal pasti untuk dapat mengambil cuti liburan. Sedih, iya dong tapi ngapain juga diambil pusing, kita manfaatkan aja waktu yang ada buat ngisi kekosongan waktu, selain ngerjain pekerjaan rumah tangga dan ngeblog tentunya.

Selain menonton drama korea atau jepang sekarang sih saya juga lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca buku, tapi bukan buku biasa melainkan Buku Digital. Enaknya baca buku digital tuh kita gak perlu beli atau simpan banyak buku di rumah, cukup unduh dan baca saja, sederhana kan.

Baca Juga : Review Buku Pasar Modal Syariah

Membaca buku digital sudah bukan hal yang asing sekarang ini karena fasilitas mengunduh e-book sudah tersedia dimana mana, mulai dari yang gratis sampai yang berbayar. Nah buat saya yang masih penyuka gratisan wajib banget ini punya aplikasi yang bisa meminjam dan membaca buku secara gratis.

Aplikasi iPusnas namanya. Aplikasi yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional untuk pengguna perpustakaan yang ingin membaca secara online/offline secara gratis tanpa harus datang ke perpustakaan untuk membaca buku. Ini berarti membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat di Indonesia untuk menjadi pengguna iPusnas secara luas.

Tampilan iPusnas

Tampilan awal iPusnas


Cara mendaftar dan meminjam mudah saja kok, cukup dengan memakai akun facebook atau email. Dari situ kita diarahkan untuk melengkapi profil yang ada, lengkapi foto, udah beres deh.

Cuma semenit dua menit saja kita sudah bisa menjadi anggota iPusnas dan sudah bisa mengunduh dan membaca buku yang kita pinjam. Maksimal meminjam buku sebanyak 3 saja, dan maksimal waktu meminjam adalah 3 hari. Mungkin untuk yang hobi baca dengan jumlah buku tersebut dibilang sedikit ya, tapi bagi saya sudah pas, malah saya suka kekurangan waktu. Buku yang saya pinjam sebanyak 3 buku selama 3 hari kenyataannya hanya 1 saja yang bisa saya baca, itupun gak habis bacanya lol :D

Tampilan Koleksi Buku iPusnas

Jadi sekarang saya gak mubazir lagi kalau mau baca buku di iPusnas, cukup pinjam 1 atau 2 buku saja setiap mau meminjam.
Untuk pengembalian buku di iPusnas, jangan kawatir terkena denda karena aplikasi ini akan mengembalikan buku ke raknya secara otomatis jika waktu peminjaman berakhir, mudah bukan.

Contoh buku yang akan dipinjam

Namun bukan hanya aplikasi iPusnas saja kita bisa mengunduh dan membaca buku secara gratis, sekarang juga banyak aplikasi serupa yang terinstegrasi dari Perpustakaan Lokal / perpustakaan khusus setempat. Aplikasi itu diantaranya adalah iJakarta, iSantri, iTani, iTangsel, iJogja, iJateng, iPustaka aceh, iMedan dan i-i lainnya. 

Berbeda dengan aplikasi iPusnas yang pengembang dan pengelolanya langsung Perpustakaan Nasional. Rata-rata aplikasi berjudul i-i diatas pengembangnya adalah PT. Woolu Aksara Maya, perusahaan yang berbasis teknologi digital yang menjadi pelopor pengembang social reading application. 

Aplikasi meminjam & membaca buku sejenis

Kedepannya aplikasi semacam ini dapat lebih ditingkatkan lagi kualitasnya, diperbaiki lagi aplikasi yang masih kurang mendetil fiturnya, atau masih ada bug didalam aplikasinya. Mengingat kalau yang namanya proyek pemerintah kalau hanya sekali jalan, sekali dikembangkan, sudah gitu tidak diperbaharui lagi aplikasinya bertahun tahun dan bisa dipastikan bikin sebel yang sudah mengunduhnya. 

Semoga pemerintah sadar akan hal ini dan semakin mendukung budaya membaca secara gratis ini secara berkelanjutan. Bukannya apa, karena minat baca di masyarakat kita masih rendah, program seperti ini memang harus dibudayakan dan dipromosikan.

Nah tidak bingung lagi kan mau isi agenda liburan saat ini. Sudah banyak tersedia aplikasi menarik buat baca buku secara gratiss tiss, selain irit hasrat membaca buku pun terobati , Selamat berhari libur semua :)

Tidak ada komentar:

Link Hidup tidak diperkenankan di sini.
Mohon untuk dimengerti
Terima Kasih ^_*

Diberdayakan oleh Blogger.