Kegalauan

04 November
Setiap orang punya masa galaunya masing-masing dan setiap kegalauan pasti juga punya solusi masing-masing. Pasti orang pernah juga bilang ngapain sih galau-galau kayak anak remaja aja, hadapin kenyataan biar galau itu hilang. Yah memang benar sekali hadapi kenyataan aja biar galau hilang dengan sendirinya. Tapi ya perkataan itu tidak semudah apa yang akan kita lakukan.

Galau itu menurut kamus KBBI
ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau


Jadi  pengertian galau di sini saya ambil tengahnya yang sesuai topik, keadaan tidak keruan dalam pikiran yang terjadi karena suatu masalah.
Seperti contoh ketika saya sedang galau karena sedang LDR-an sama suami, galau karena kerjaan suami akan segera berakhir, galau karena ingin pindah rumah tapi tidak tahu harus mulai dari mana, galau karena postingan blog yang belum kelar, galau karena fee blog belum cair, galau mau ikutan kelas blog tapi terkendala acara lain, galau karena anak lagi libur sekolah maunya nonton televisi saja, galau soal pakaian, duh banyak deh.

Terkadang kita sendiri itu gak tau lho kalau kita sedang galau, malah kita pun menyangkalnya. Ah ini mah bukan galau, memang masalah hidup aja begitu. Bagi orang dewasa pasti akan berkilah seperti itu dan menganggap galau itu adalah masalah anak muda. Tidak, bukan begitu. Galau bukan hanya masalah percintaan atau masalah anak muda saja. Tua, muda, pria dan wanita. Semua orang pasti pernah merasakan kegalauan.

Galau itu menurut saya :

- resah dan gelisah
- selalu kepikiran terus, tapi gak tau mikirnya tentang apa, saking banyak banget yang dipikirkan
- sulit tidur dan berujung jadi imsomnia
- perasaan pusing kalau mikirin terus
- dada terasa sesak kalau mikirin hal tsb
- curhat di media sosial agar didengar, ataupun curhat di blog seperti yang saya lakukan
- tidak selera makan atau sebaliknya makan terus menerus berbanding terbalik dari kebiasaan makannya
- tiba-tiba menjadi sensitif seperti mudah marah, depresi, ingin menangis atau melamun seharian ataupun berkhayal

Setiap kegalauan ada kadarnya, ada yang hanya galau sehari saja dan ada juga galau yang sampai berbulan-bulan. Duh mikirin apa aja ya itu??
Setiap kegalauan ada solusinya. Tapi ada juga yang tidak ingin mencari solusinya dan malah lari dari kenyataan seperti menyibukkan diri biar lupa akan kegalauan. Padahal bukan itu solusinya karena masalah galau belum tuntas diselesaikan.

Setiap kegalauan pada pria dan wanita beda perlakuannya. Benar gak sih?
Pada pria jika ia sedang galau maka ia akan mengerjakan hal-hal yang tidak pernah dilakukan sebelumnya, seperti keluar malam, merokok lebih banyak atau main game lebih dari waktu biasanya. Sedangkan wanita malah kebalikannya, sendirian di dalam kamar berjam-jam untuk memikirkan kegalauannya.

Lalu apakah solusinya? 

Setiap orang mungkin punya solusinya masing-masing dengan tujuan menuntaskan kegalauannya itu. 
Bisa jadi dengan cara mencari penyebab masalah galaunya, berbicara dengan tegas dengan sumber penyebab galau, atau mengikhlaskan kegalauan dan menghapus sumber masalah kegalauan itu, layaknya sebuah file yang rusak lalu kita delete file teesebut untuk selamanya.


3 komentar:

  1. Galau harus dijalani biar g galau lg

    BalasHapus
  2. Itu mah perasaan hati kalo lagi sendiri mbak. Saya galau kalu lagi sendirian. Tapi kalo lagi berdua atau lagi ramean, perasaan itu hilangd engan sendirinya.

    BalasHapus
Diberdayakan oleh Blogger.