Tren Veneer Gigi Membuat Gusi Bengkak, Benarkah?

05 Januari


veneer gigi menyebabkan gusi bengkak

Gaes, Sahabat perempuan berbagi..

Tahu gak sih sama yang namanya veneer gigi? Mungkin sebagian dari anda sudah pada tahu tentang tren ini ya.
Veneer gigi ini tren sekali sepanjang tahun 2019 lalu di kalangan artis dan selebgram. Veneer gigi adalah prosedur atau teknik medis yang bertujuan untuk memperbaiki bentuk dan warna gigi agar menjadi lebih sempurna dengan cara melapisi veneer di bagian depan gigi.

Kalau dahulu tren behel atau kawat gigi sangat digemari, tapi kini seiring dengan perkembangan teknologi di bidang kedokteran gigi dan estetika, para artis dan selebgram berlomba-lomba memperbaiki penampilan mereka melalui cara veneer gigi ini seperti artis Ussy Sulistiyawaty, Olla Ramlan, Soimah, Caren Delano, Ivan Gunawan sampai Aurel Hermansyah. Karena melalui teknik ini warna gigi dapat menjadi lebih putih dan cerah secara permanen, memperbaiki struktur dan bentuk gigi yang tidak seragam agar menjadi sama rata dan enak dipandang. Juga bisa untuk memperbaiki gigi yang rusak, patah atau jongos, sehingga dengan prosedur atau teknik veneer ini dapat membuat senyum menjadi lebih simetris.

artis yang mengikuti tren veneer gigi
Salah satu artis yang melakukan veneer gigi
Pic : brilio
Veneer gigi ada yang terbuat dari bahan porcelain, keramik atau komposit. Dengan ketahanan sampai 5 tahun dan ada pula yang berbahan bagus bisa bertahan sampai 10 tahun. Maka tak heran harga untuk per-giginya bisa dibanderol Rp 5-20 jutaan. Harga yang sangat fantastis bukan?

Efek dan Resiko Penggunaan Veneer Gigi


Tapi sayangnya penggunaan veneer gini mempunyai berbagai efek dan resiko yang beragam lho, di antaranya adalah :

1. Masalah pada gusi


Pada orang yang giginya tidak sehat, seperti penderita penyakit gusi lemah maka gusi bengkak akan mudah terjadi jika veneer gigi dilakukan. Namun tidak hanya pada penderita penyakit gusi lemah saja, pada penggunaan veneer gigi yang tidak hati-hati saat gigi berbahan porselen tidak diaplikasikan secara rapat, maka akan menciptakan lubang yang dapat melukai gusi. Hal ini juga akan menyebabkan gusi membengkak (Gingivitis).

Gusi bengkak jika dibiarkan secara terus menerus maka akan menyebabkan bakteri masuk ke dalam gusi, sehingga gusi menjadi bernanah. Maka sakitnya akan bertambah parah hingga tak jarang akan mengenai saraf gigi. Saya pernah mengalami gusi bengkak dan bernanah sewaktu mengalami gigi berlubang di bagian gigi graham, selama seminggu rasa ngilunya tidak hilang malah tambah parah, sehingga membuat leher di bagian bawah menjadi ikutan membengkak. Hal ini membuat saya lebih aware terhadap kondisi gigi dan gusi saya dan harus diperhatikan lebih sering karena tidak bisa dibiarkan sakit berlama-lama menahan gusi yang membengkak tersebut bila nanti kejadian lagi.

2. Gigi menjadi lebih sensitif


Pada persiapan veneer gigi, dokter terlebih dahulu akan melakukan pengikisan gigi. Pengikisan akan menyebabkan lapisan pelindung gigi yaitu enamel, lapisan yang paling luar habis terkikis. Hilangnya enamel akan menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif terhadap gangguan seperti makanan yang terlalu panas, terlalu dingin atau keras. Nah, karena gigi menjadi lebih sensitif ini akan menyebabkan resiko jangka panjang bagi si pengguna veneer gigi, terlebih jika tidak melakukan kontrol ke dokter gigi.

Selain gigi menjadi lebih sensitif, resiko lainnya juga akan menyebabkan akar gigi mudah terbuka. Jika proses veneer gigi porselen tidak tepat dan tidak cocok dengan gigi asli, maka gigi akar akan terbuka secara perlahan-lahan sehingga akan menyebabkan infeksi. Karena proses yang tidak tepat juga akan menyebabkan kerusakan akar gigi dan kehilangan gigi alami.

3. Veneer gigi tidak bisa mengembalikan gigi pada keadaan semula


Jika sudah pernah dilakukan sekali, veneer gigi harus terus dilakukan supaya tampilan gigi tetap bagus. Karena jika tidak akan menyebabkan komplikasi seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Oleh karena itu melakukan veneer gigi itu seharusnya dilakukan dengan pikiran yang matang dan bukan hanya mengikuti tren untuk sementara waktu saja. Melakukan veneer dan kontrol akan kesehatan gigi dan mulut harus dilakukan secara kontinyu, paling tidak 6 bulan sekali dengan biaya yang tentunya tidaklah murah dibanding kontrol gigi biasa.

perbedaan implan crown dan veneer gigi
Perbedaan implan, crown dan veneer gigi
Pic : freepik.com

Ada berbagai cara sebenarnya yang lebih aman dibanding veneer ini antaranya implan gigi atau crown gigi tapi kembali ini bukan untuk tren semata melainkan untuk kebutuhan kondisi gigi itu sendiri.
Di bawah ini terdapat berbagai cara alami untuk bisa mengembalikan cerahnya warna gigi, antara lain dengan :

- Menyikat gigi secara teratur paling tidak 2 kali sehari. Sikat gigi secara teratur adalah cara sederhana untuk membersihkan noda dan plak pada gigi. Secara tak langsung menyikat gigi juga dapat merawat kesehatan seperti mencegah gusi bengkak, gusi berdarah, infeksi dan melindungi warga gigi itu sendiri.

- Penggunaan perasan lemon atau jeruk nipis, siwak, baking soda, minyak vco (virgin coconut oil), garam, stroberi, cuka apel, daun sirih sampai daun mimba dapat membantu mencerahkan warna gigi secara alami dan hasilnya lebih sehat dan gusi bengkak pun dapat dihindari.

- Membatasi konsumsi teh, kopi dan minuman soda dapat mengurangi noda yang menempel dan juga menimbulkan plak pada gigi. Batasi juga dengan konsumsi rokok, tetapi sebaiknya sih dihentikan bila tidak ingin warna gigi memudar bahkan menghitam. Merokok juga menyebabkan komplikasi penyakit gigi dan mulut hingga menyebabkan kanker.

So gaes, pertimbangkan secara matang ya masih banyak cara untuk terlihat cantik yaitu dengan cara-cara yang alami. Kecuali memang anda butuh banget untuk memperbaiki struktur dan kesehatan gigi anda sendiri dan sebaiknya datangi dokter yang memang sudah ahli di bidangnya ya  :)

Sumber :
Alodokter.com
Nakita.grid.id

Pic : freepik.com

28 komentar:

  1. Ihhh serem banget yaaa, ak kalau udah menyentuk organ bagian dalam tubuh dah serem banget lah.. Mending yang aman aman aja, dan kalau ingin tampil sempurna dilakukan dengan cara yang sehat sehat aja.. Kalau gak mandi setiap hari juga gak masalah huhuw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak mandi setiap hari malah jadi penyakit juga mas wkwk

      Hapus
  2. Veneer gigi itu ngeri juga yah. Soalnya ada beberapa gigi yang di kikis dulu. Saat antar kaka ke dokter ortho, beliau bilang veneer itu resiko banget.

    BalasHapus
  3. KAlau saya kayaknya gak berani. Yang penting kondisi gigi sehat aja lah buat saya. Apalagi biaya dokter gigi suka lumayan banget :D

    BalasHapus
  4. Aduh, kalau masalah gigi aku agak takut-takut untuk mencoba, apalagi yang veneer gigi ini. Udah pernah sih baca dan pas tanya ke dokter juga udah dijelasin risiko dan dampaknya. Mending pakai bahan alami ajalah ya

    BalasHapus
  5. Teman saya pernah menawarkan veneeer gigi, langsunh saya tolak karena memang bisa bikin gigi dan gusi rusak ya?

    BalasHapus
  6. Urusan gigi memang nggak bisa sembarangan ya, apalagi harus rutin kontrol ke dokter. Harus punya budget khusus untuk perawatannya

    BalasHapus
  7. Berjuta-juta rupiah buat saya yang semua serba pas-pasan sayang banget kalau cuma buat perawatan gigi. Hehehe... Merawat secara sederhana saja saya mah, menyikat gigi rutin, hanya itu yang bisa dilakukan.

    BalasHapus
  8. Amppunnn Mba, ngilu gigi bacanya hahaha.
    Kalau saya pilih yang alami saja deh, yang penting gigi sehat.
    Aduhh bingung mau komen apa, jadi terbayang-bayang gigi di kikis hahahaha.

    Sudahlah ngeri, mihil pula.
    Ke dokter gigi buat cabut atau perawatan biasa aja lumayan menjebol dompet, apalagi yang kayk gini, tapi mungkin orang2 pemuja cantik, merasa hal itu bukan masalah kali ya :D

    BalasHapus
  9. Menambah penampilan, agar lebih percaya diri memang perlu ya, Mbak. Tapi bagusnya dilakukan dengan cara alami. Soalnya kalau sudah tidak alami, maka beresiko juga. seperti Veener Gigi ini. Harganya sudah fantastik, tapi resikonya bikin ngeri juga.

    Saya tetap yang alamai saja hehehe. Tapi nanti ada yang julid "Kamu kan ga punya uang!" hahaha

    BalasHapus
  10. aduh, baru ngelihatnya aja udah ngilu ya. ^_^' Itu kalau udah veneer gigi, kayaknya makanya pun harus diatur ya, gak sembarangan, ntar bikin gigi kusem lagi :D

    BalasHapus
  11. Veneer tu apa ada macem2 sih? Soalnya kulihat artis2 itu ada yg putih wajar jadi cakep & clean, ada yg putih banget malah aneh karena kontras dg kulit wajah.

    BalasHapus
  12. Ternyata ya veneer itu bisa berakibat juga ke gusi kita. Aku gak pake veneer aja gusiku kadang sensitif apalagi kalo pake. Serem kadang pgn sih tampil oke, tapi kalo ada side effectnya yang menyiksa aku sih no.

    BalasHapus
  13. Langsung ngilu ih pas baca soal giginya dihilangkan lapisan emailnya. Eh, email atau enamel ya yang bener hehehe...

    Mendingan menjaga kesehatan gigi dengan cara pake jeruk nipis, baking soda dll itu aja ya. Tapi kalau ada keleluasaan dana untuk perawatan pasca veneer ya gapapa juga sih. :))

    BalasHapus
  14. Wah saya malah tahu tentang veneer gigi dari postingan Mbak ini. Selama ini tahunya cuma tren pasang kawat gigi saja. Btw jadi kalau mau veneer gigi harus dipikirkan matang-matang ya karena harus dilakukan secara continue.

    BalasHapus
  15. Artis artis nih sering veneer ya mba. Hihihi. Kalo aku belum pernah, selain karena sayang uangnya, ya mau nerima saja apa yg udah dikasih Allah. Yg penting gigi putih karena rajin gosok gigi. Kekeke.

    BalasHapus
  16. Baru tahu banget tentang veneer gigi ini. Btw, harganya juga fantastis ya. Kalau 24 gigi kali 5 juta aja sudah 120 juta. Wow.

    BalasHapus
  17. Ya ampun, jadi ada juga nih tren baru buat gigi. Aku sih sikat gigi yang teratur aja kayak sarannya mbak yanie. Ga udah dimacdm-macemin deh, entar malah bikin gusi bengkak.

    BalasHapus
  18. Wah, ternyata mahal banget ya..mana harus diulang paling tidak 5 tahun sekali pula.. Kalau ga punya dana, ga cantik lagi dong ya..he3..mending pilih perawatan yang aman dan murah saja ya..

    BalasHapus
  19. yaoloh gak kebayang deh, aku denger bor gigi aja udah merinding. Bener kata orang beauty is pain plus mahal y

    BalasHapus
  20. Ada yang baru lagi. Oalah... Ada ada saja ya, ya, trendnya. Kalau baru gini, biasanya memang sangat mahal harganya. Tapi ya tetap saja banyak yang mencoba dengan segala risikonya

    BalasHapus
  21. Mbak, dulu gigiku jelek dan berantakan. Saat kecil karena di tahun 80-an belom ngetren behel jadi sama dokter gigi dicabuti biar rapi. Terus pas aku kerja, aku bertekad nanti kalau punya duit sendiri bakal mencerahkan gigi (karena warnany kusam akibat antibiotik saat bayi sakit-sakitan)
    Nah, beneran, aku rutin mencerahkan gigi pada waktu tertentu, tapi gatau istilanya dulu apa (tahun 90-an akhir). Setelah beberapa kali aku berhenti, karena gigiku jadi sering ngilu dan sensitif. Kalau ingat nyesel banget akutuuu

    BalasHapus
  22. Meski bikin gigi jadi lebih putih atau jadi lebih bagus penampakannya, tapi buatku kok malah jadi aneh gitu, jd putih banget. Meski punya duit buat veeneer tapi aku lebih pilih yg natural aja deh kayaknya, hihi

    BalasHapus
  23. Kalau aku ga berani nih , walau bikin putih. buat kepercayaan diri cukuplah sikat gigi minimal 2x sehari dan ke dokter gigi untuk mengeceknya. cuma cabut gigi dan pembersihan karang gigi aja aku takut takut ngilu gitu hahahaha

    BalasHapus
  24. beberapa waktu lalu lihat di ig story raffi ahmad dia menyinggung giginya yang abis diveneer. Tadinya aku gak ngeh sih diveneer itu diapain oh ternyata disini lengkap dijelasin semuanya. wah makasih ya mbak ulasannya. Memang segala cara yang alami itu lebih bagus dan minim resiko meskipun seringkali butuh waktu lebih lama untuk melihat hasilnya ya

    BalasHapus
  25. Saya tahu istilah veneer ini pas baca-baca komentar di postingan instagram salah satu artis. Kelihatannya emang jadi aneh sih yaa, terlalu kinclong gitu. Hehehe.

    BalasHapus
  26. Baru tau soal tren veneer gigi ini, sungguh ku kurang apdet wkwkkwk ikut tren seperti ini harus siap dana juga dengan perawatan pasca pemasangan ya, dan pastinya jumlahnya lumayan bikin kita merogoh kantong hehhehe

    BalasHapus
  27. Mempercantik penampilan tuh memang harus termasuk gigi juga, ya. Gigi yang rapi dan putih bersih tentunya terlihat lebih indah dipandang. Tapi ya memang harus hati-hati karena kalau ada masalah dan mengenai saraf, sakitnya luar biasa. Aku pernah dong, bengkak sampai ke leher dan belakang telinga gitu.

    Wah, membersihkan gigi dengan cuka apel dkk sepertinya perlu dicoba, nih. Kepengen juga warna gigi terlihat lebih cerah biar senyumnya semakin indah, hihihi ...

    BalasHapus

Link Hidup tidak diperkenankan di sini.
Mohon untuk dimengerti
Terima Kasih ^_*

Diberdayakan oleh Blogger.